Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pria Perkasa Penakluk Wanita

Pria Perkasa Penakluk Wanita

Aku duduk di sofa dengan bir, menonton sepak bola. Tess naik dari basement mengenakan gaun merah ketat yang dimulai tepat di atas tonjolan buah dadanya yang keras dan berakhir setengah jalan di pantatnya yang bulat. Dia mulai mengumpulkan mainan, membungkuk ke segala arah sehingga aku bisa melihat belahan dadanya yang menakjubkan dan liang keintimannya yang tertutup oleh celana dalam hitam.
9.480.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.4K Beses bilang tetesan
Read
+Library
Seuntai Janji

Seuntai Janji

Tunggu infonya. Tio : Pramudya daftar nomor 1. Samudra : Adhitama, nomor 2. Baskara : Ganendra, nomor 3. Hansel : Arvhasatya, nomor 4. Alvaro : Baltissen, nomor 5. Sebastian : Aku pengen ikut, tapi butuh tim. Nggak sanggup modalnya, kalau ditanggung sendirian.
102.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 108 Beses bilang tetesan
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

tanyanya, nadanya tegas tapi terdengar seperti tuntutan. “A-aku gak benci sama sekali. Aku beneran gak…” Serena menahan ucapannya, menelan ludah dengan gugup. Jexon menatap wajah Serena dengan intensitas yang membuat gadis itu sulit bernapas. “Kalau lo gak benci, kenapa lo selalu menghindar?” bisiknya lagi, suaranya rendah tapi menusuk.
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 29 Beses bilang tetesan
Read
+Library
Tanpa Status

Tanpa Status

seru Jessica tiba-tiba ketika melihat sticker di belakang handphone Nico. "Oh, ini?" Nico memperlihatkan sticker itu, "Ya, lumayan suka, aku suka beberapa anime terkenal dulu." "Aku juga suka!" kata Jessica dengan semangatnya, "tapi aku paling suka bleach, cuma aku benci ending-nya. Kenapa si rambut jeruk menikah dengan si big boob?" Nico cuma bisa menahan tawanya melihat ekspresi Jessica saat ini. Wanita yang selalu tampak anggun itu kini terlihat lebih manis dengan sifat kekanak-kanakannya.
103.1K viewsOn holdIdinagdag sa Library 112 Beses bilang tetesan
Read
+Library
Mantan Istri CEO Seorang Dokter Ternama

Mantan Istri CEO Seorang Dokter Ternama

"Mmmm. Teksturnya agak berbeda dengan daging biasa." Evan mulai merasakan rasa ironi metalik yang baru saja ingin dia tanyakan, "Paman William. A-apa sebenarnya tiram pegunungan berbatu itu?" Mata William menyipit. Seringai terbentuk di wajahnya saat dia mengungkapkan, "Testis banteng." Mata Shantelle terbelalak. Dia memandang Evan dengan ngeri dan melihat bagaimana dia hampir muntah.
1059.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang tetesan
Read
+Library
Ranjang Ternoda

Ranjang Ternoda

[Re, kamu di rumah? Tante mau mampir ke rumah, boleh?] Reina mendapatkan pesan dari Tante Citra, dia masih saudara dekat dengannya. Tante Citra juga yang sempat mengenalkan Reina dengan beberapa orang, sayangnya Reina masih belum tertarik kepada lelaki yang dikenalkan. Setelah mendengar kabar perpisahan Reina dengan Karan, tante Citra berusaha untuk mendekatkannya lagi dengan lelaki pilihannya.
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 144 Beses bilang tetesan
Read
+Library
Yang Ternoda

Yang Ternoda

Suara Tante Rossa di depan pintu kamar membuat Toni sedikit terkejut. “Sudah, Nyonya. Ini foto-foto yang Anda minta, Nyonya.” Toni menyodorkan ponsel yang dipegangnya pada Tante Rossa. “Bagus. Aku akan memaafkan kesalahanmu pada keluargaku jika rencanaku ini berhasil,” ucap Tante Rossa kemudian berlalu meninggalkan Toni. ***
1060.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.4K Beses bilang tetesan
Read
+Library
TANGISAN CINTA

TANGISAN CINTA

tanya tsania tersenyum " ya tante dan apa arif sudah pergi kekampus " jawab febby tersenyum " ya dia baru saja pergi bersama jose , oh ya darling silahkan minum dulu " jawab tsania tersenyum sambil memberikan minuman ke febby Disaat tsania dan febby ingin meminum minuman itu tiba tiba saja tsania mendapatkan telepon dari christian yang mengatakan kalau arif kecelakaan
104.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 123 Beses bilang tetesan
Read
+Library
Mengejar Berondong

Mengejar Berondong

Tezza mengucapkan semua perkataan panjangnya tanpa ekspresi alias dengan wajah datar yang sulit ditebak. Mulut Xavera terbuka sedikit mendengar Tezza berbicara panjang lebar. Biasanya pria muda itu sangat irit suara dan irit kata, tapi pengecualian untuk hari ini. Tezza juga telah membuktikan diri, kalau pria itu adalah pemilik mulut cabe setan. Tezza hanya akan mengatakan apa yang ingin ia katakan, tidak memedulikan lawan bicaranya akan merasa tersinggung atau marah.
1070.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang tetesan
Read
+Library
TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

Ting Satu pesan masuk ke dalam kotak pesan di ponsel Kanisa. Kanisa segera membuka pesan tersebut yang lagi-lagi ternyata berasal dari nomor asing tersebut. [Sedang memata-matai suamimu heh.] Deg! “Bagaimana orang itu bisa tahu kalau aku sedang memata-matai Tendero?” batin Kanisa merasa terkejut dan langsung berubah was-was.
9.948.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang tetesan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status