Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

teriak Gino pada ibu kantin. Tak sengaja Agista melihat kembali Andika di kantin sedang asyik video call dengan seorang cewek sambil makan mie bakso. Gino melambai-lambaikan tangannya pada wajah Agista karena wajahnya yang terlihat seperti sedang melamun. "Firasatku cowok ini nggak beres," Agista bicara pada dirinya sendiri dalam hatinya. "Kamu lagi mikirin aku yah?" Gino mulai menggoda kembali Agista.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai tetesan
Baca
+Pustaka
Tangisku

Tangisku

"Cin,Kamu kenapa kok nangis?" "Aku nggak papa barusan kelilipan pedes banget hehehe." "Loh kelilipan apa kok Sampai kayak gitu air matanya" "Nggak tau tiba-tiba pedes banget tapi sekarang udah enggak kok," sambil tersenyum "Beneran cin nggak papa?" "Iyaaa nggak papa udah lanjutin aja ngerjain soalnya nanti waktunya habis loh."
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai tetesan
Baca
+Pustaka
My-Ex

My-Ex

hanya itu yang keluar dari bibir dante untuk menghilangkan rasa keterkejutanny tb c…a.s.s. "k,?"a.,","e.,"t,ute.h.,"?","?"i.. a.a.u.n.,"n,."i." ?"?"k,,",".","?"?"?"."l.g.n. "?"h.k,,"i.,"?","."g,?"n.n.?",", a.e.,"."e.?"a.k.i.?"h,,"n.,"i,n.ni.a.i.e.,",","n.," "g..**r.m,,","a.."s.?"h.g.. . n.. n.."?"t.n.u.n.akt.n.s.n.n.a.k.a.n.h.n.k.."eh?"."n.?",","?".",","a.e.i..",".","?","?"a.n.,"k.n.,"n.."p.a.a.a.h,?"?"a.n.a.n.n.h.a.."a.…","a.,",","a.a.?" **p.r,a.a.."?","?"l.a.n." r.?"?"?"h.."."!".r .h"."l.. a.n..ur dengan membawa gelas kotor bekas mertuanya.
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai tetesan
Baca
+Pustaka
Pertemuan Adalah Alur Takdir

Pertemuan Adalah Alur Takdir

Villa Seno terbangun mendadak. Rasa nyeri menusuk di bagian jantung, seperti ada sesuatu yang direnggut paksa. Keringat dingin menetes dari pelipis tanpa bisa ia kendalikan. “Seno?” Lengan Teresa melingkar pada tubuhnya. “Kenapa kamu?” Seno tidak nyaman dan langsung menyingkirkan tangan itu. “Sekarang jam berapa? Kenapa aku bisa tertidur?”
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai tetesan
Baca
+Pustaka
SUAMI KE-15 NONA SERENA

SUAMI KE-15 NONA SERENA

“Aku akan mendobrak gerbang ini.” “Apa kau bodoh?” Serena dapat mendengar suara tertawa kecil pria itu. “Jika gerbang itu bisa diterebos dengan mudah maka seluruh wartawan itu pasti sudah membuat tenda di taman depan.” Dante benar! ‘Ah! Aku bodoh sekali!’ Serena meringis dalam hatinya. Bahkan, saking tingginay Serena tidak bisa melihat ujung gerbang itu dari dalam mobilnya. Bagaimana bisa diterbos dengan mudah? Kecuali Serena ingin merusak mobil Tesla kesayangannya ini.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai tetesan
Baca
+Pustaka
Perfect Mate

Perfect Mate

Pria itu tiba-tiba saja tertawa nyaring. "Seandainya pelaku bisa tersadar hanya dengan kata-kata," sarkas Tetsu. Kemudian malah menjilati ujung gairah Camelia. Lihat, apa reaksi tubuhnya. Mungkin bibirnya bisa berdusta. Sayangnya saat Tetsu menjilati tonjolan kecil itu. Camelia juga menelenguh.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai tetesan
Baca
+Pustaka
MISTER GEPENG

MISTER GEPENG

Ucap vino sambil sedikit tertawa “eh kamu bercanda mulu sih, orang lagi serius juga”. Sewot tamara “iyaa serius, aku sih mikirnya gitu, lagian ga mungkin kalo setan yang masukin tuh kertas didalam tas adine kan?”. Jelas vino “iya juga ya, mana ada setan yang bisa masukin kertas kedalam tas orang, siang-siang pula”. Jawabku sedikit tenang
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai tetesan
Baca
+Pustaka
Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

"𝘚𝘦𝘢𝘯𝘥𝘢𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘣𝘢-𝘵𝘪𝘣𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨, 𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢?" "𝘚𝘦𝘢𝘯𝘥𝘢𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘣𝘢-𝘵𝘪𝘣𝘢 𝘮� ��𝘵𝘪, 𝘢𝘱𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨𝘪 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘶𝘭𝘶𝘴?"
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai tetesan
Baca
+Pustaka
SANTET

SANTET

SANTET CELANA DALAM PART 32 Semakin hari keadaan Ita semakin memburuk. Badannya yang berisi dalam hitungan hari tinggal kulit membalut tulang. Bersamaan dengan itu bau badannya pun semakin busuk menyebar sehingga mulai mengganggu ketentraman para tetangga.
9.37.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai tetesan
Baca
+Pustaka
VENDETTA

VENDETTA

tutup Byan dengan nada yang sangat sakral dan mengikat. Aditya menyanggupi petuah maha berat itu dengan anggukan mantap, rahangnya mengencang penuh tekad. Byan kemudian menarik kepala Aditya, mengecup keningnya dengan penuh rasa sayang, lalu menepuk bahunya sekilas sebagai tanda pelepasan. ≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈
542 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai tetesan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status