Rahim Pengganti
Tangan Rangga mengusap lembut wajah Irene dan sesekali mengecup kening Irene, ada sebuah firasat buruk yang sedang dirasakannya saat ini.
“Mas kalau saya mengidam boleh?” tanya Irene menatap takut sang suami.
“Kamu mau apa heum..?”
Bibir Irene mempout sebentar, “Saya mau thai tea tapi ini sudah malam, pasti enggak banyak yang jual. Bahkan sepertinya sudah habis,” ucap Irene sedih.
“Kamu mau thai tea?” ulang Rangga
Irene mengangguk, “Sama pempek palembang Mas, rasanya kayaknya enak.” Rangga mengecup lembut pipi Irene lembut.