Poison Princess
ujar Ryenie, kemudian menghilang bagaikan asap.
Kana terus berjalan menuju lantai dua kastil, berhenti tepat di sebuah pintu dan membukanya. Dia menatap benda-benda di ruangan itu, rak-rak buku yang menghiasi, sebuah meja belajar lengkap dengan sebuah sofa yang dikhususkan untuk bersantai terletak di tengah ruangan, tepat di atas sebuah karpet bulu berwarna cokelat tua.
Seseorang sedang duduk di sana, membaca sebuah buku tebal bersampul kulit hitam. Sosok itu mendongak sebentar, kemudian tersenyum.