Ada satu karya yang langsung terlintas di kepala ketika membicarakan tentang menyelam ke dalam mimpi laut: 'The Big Blue' karya Luc Besson. Film tahun 1988 ini bukan sekadar tentang free diving, tapi juga tentang obsesi manusia terhadap kedalaman laut yang hampir seperti dunia mimpi. Karakter utama, Jacques Mayol, digambarkan sebagai seseorang yang lebih nyaman di bawah air daripada di darat, seolah laut adalah rumahnya.
Visualisasi bawah laut dalam film ini sungguh memukau, dengan warna biru yang dominan dan gerakan slow motion yang membuat setiap adegan terasa seperti balet air. Nuansa meditatif dan filosofisnya membuat penonton bertanya-tanya: apakah Jacques benar-benar mencari sesuatu di kedalaman, atau justru melarikan diri dari realitas di permukaan? Film ini mengingatkanku pada buku 'The Old Man and The Sea' karya Hemingway, dimana laut juga menjadi simbol perjalanan spiritual.