Saya tak akan pernah melupakan akhir "The End of the Magical Age". Novel karya Shadow Leaf ini diakhiri dengan klimaks yang epik, ketika sang protagonis, setelah perjalanan panjang dan penguasaan sihir kuno, akhirnya mengorbankan dirinya untuk menyegel kekuatan gelap yang mengancam dunia. Penulis dengan lihai merangkai semua alur cerita, meninggalkan rasa pahit manis yang mendalam. Adegan terakhir, di mana sang protagonis tersenyum saat merapal mantra terakhirnya, sungguh mengharukan dan tak terlupakan.
Saya sangat merekomendasikan novel ini kepada pembaca yang menyukai kisah-kisah tentang pengorbanan, persahabatan, dan sihir yang bernuansa. Meskipun akhir ceritanya mungkin tidak memuaskan seperti yang mungkin dibayangkan banyak orang, justru itulah yang membuatnya begitu istimewa. Shadow Leaf menunjukkan kepiawaiannya dalam membangun dunia dan karakter yang kompleks hingga halaman terakhir.