Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Test Book

Test Book

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai the one above
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

Baru saja ingin menginjak satu anak tangga, sesuatu membuatnya terkejut. "Speranza?" Speranza tersentak saat Yasa memanggilnya. Yasa berjalan kearah Speranza yang berada diatas tangga. "Kau habis dari rooftop? Apa yang kau lakukan di sana? Baru saja seorang gadis melompat dari sana." Yasa mengguncang tubuh Speranza. "Speranza jawab!" teriak Yasa membuat Speranza menutup mulutnya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai the one above
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

sambungnya kemudian. Sean membawa Kesya memasuki lift yang akan mereka ke lantai atas. Ketika suara dentingan lift terdengar Sean langsung menarik tangan Kesya dan berjalan ke sebuah ruangan khusus. Lelaki itu lalu menempelkan sebuah kartu dan seketika pintu terbuka menampakkan seisi ruangan yang begitu indah. Tanpa sadar kaki Kesya melangkah masuk, ekspresi wajahnya sangat bahagia. Ketika pandangannya menatap lurus ke depan, Kesya berlari lalu menyibakkan sebuah gorden yang melambai-lambai karena sentuhan angin malam. Rasanya Kesya ingin pingsan saat itu juga. Bagiamana tidak, sebuah rooftop yang menghadap ke sebelah timur dengan menampakkan keindahan kota di malam hari kini terpampang jela
9.911.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai the one above
Baca
+Pustaka
(Not) One Night

(Not) One Night

Mata Evelyn melihat sekeliling, dan dia tak menemukan sosok Karina. "Acaranya di lantai 13." Alan berucap. Evelyn hanya diam saja mendengar itu. Pantas saja Karina tak terlihat. Pasti wanita itu sudah berada di atas sana. Mereka pun masuk ke dalam lift dan Alan langsung menekan tombol 13. Evelyn mendongak, menatap jarum lift yang menunjukkan angka lantai. Setelah beberapa saat, akhirnya lift berhenti. Pintunya terbuka dan Alan pun langsung menarik Evelyn agar keluar dari lift.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai the one above
Baca
+Pustaka
DITOLAK OM-OM

DITOLAK OM-OM

Next ____ ❤️❤️❤️
1094.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai the one above
Baca
+Pustaka
Chandra

Chandra

Rain berada ditengah-tengah Juan dan Chandra. "Gak ada bintang di atas," ucap Juan saat melihat Rain yang menengadah seperti mencari sesuatu. "Gue gak nyari bintang." "Cari bulan? Bulannya lagi pindah ke bumi." "Kok bisa?" tanya Rain, bingung. "Itu di samping lo." Juan menunjuk Chandra dengan dagunya. Rain memutar matanya malas saat mendengar ucapan abangnya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai the one above
Baca
+Pustaka
Alva

Alva

sahut Naisa di seberang dengan cengiran lebar "Lo mau ngomong?" "Mau dong,tapi takut di kacangin," "Tenang aja,gue yang atur Tunggu bentar.." kata Bara dan terdengar dariseberang sana sepertinya Bara lagi maksa Alva buat ngangkat telpon Naisa. Meski Cuma asumsi belaka. Naisa mendengar suara tenang,gak ada keributan sama sekali. Pasti udah di tangan Alva, makanya dia gak ngomong.
9.82.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai the one above
Baca
+Pustaka
Alice

Alice

Kebahagian sangat gampang di cari, jika peka terhadap lingkungan sekitar. Berfikir jernih, dan tidak menganggap semua itu.. Jahat. ------:------ Auri mendongakkan kepalanya, mendapati seseorang yang dia tunggu ternyata sudah menghampiri dirinya bahkan berdiri di depan dirinya. "Vito." ***
105.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai the one above
Baca
+Pustaka
5D

5D

ejek Zahwa. "Gua terlalu ganteng kali buat disantap, kalo Dira nyantap gua ya salah satu spesies ganteng di bumi berkurang dong," goda David. "Terserah lu dah," ucap Dira. "Gak usah diladenin, Ra," ucap Zahwa tersenyum sambil berlalu bersama-sama menuju mushollah untuk segera melaksanakan sholat maghrib berjama'ah.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai the one above
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status