Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Choice

Choice

Dahi Maya mengernyit melihat nomor yang tertera di layar ponselnya. Nomor itu tidak ada dalam daftar kontaknya. Tak mau ambil pusing Maya menghapus nomor asing itu dari ponselnya. “Bu Maya, masuk, yuk.” Ajak Ibu Ratih. “Daripada nunggu di sini, mending di dalam ruang guru.” “Iya, Bu, terima kasih. Nggak apa-apa saya nunggu di sini. Oiya, kalau boleh tahu siapa yang ulang tahun?”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as the one above
Read
+Library
Once Again

Once Again

“Entar aja Ma, aku masih kenyang kok. Aku duluan ke atas ya.” Tanpa menunggu jawaban dari mamanya, Glen langsung berjalan menaiki anak tangga satu demi satu. Dengan langkah lemas ia mencoba berjalan. Sementara itu, di samping tangga terpampang foto-foto keluarga miliknya. Dengan tatapan nanar Glen mengamati satu demi satu gambar itu.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as the one above
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Dia menetap keluar jendela mobil. Untuk beberapa saat dia terdiam dan langsung menegakkan tubuhnya saat merasa ada yang aneh. "Tadi itu adalah jalan mawar. Aku rasa kau tidak tahu jalan itu," kata wanita itu sambil tersenyum canggung. Speranza melongo. "Ha? Benarkah? Apa kita melewatinya?" Tanya Speranza lugu. Wanita itu mengangguk dnegan cepat. "Ya, kita melewatinya," sahutnya dnegan cepat.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as the one above
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710oursthuseres6
sambungnya kemudian. Sean membawa Kesya memasuki lift yang akan mereka ke lantai atas. Ketika suara dentingan lift terdengar Sean langsung menarik tangan Kesya dan berjalan ke sebuah ruangan khusus. Lelaki itu lalu menempelkan sebuah kartu dan seketika pintu terbuka menampakkan seisi ruangan yang begitu indah. Tanpa sadar kaki Kesya melangkah masuk, ekspresi wajahnya sangat bahagia. Ketika pandangannya menatap lurus ke depan, Kesya berlari lalu menyibakkan sebuah gorden yang melambai-lambai karena sentuhan angin malam. Rasanya Kesya ingin pingsan saat itu juga. Bagiamana tidak, sebuah rooftop yang menghadap ke sebelah timur dengan menampakkan keindahan kota di malam hari kini terpampang jela
9.911.2K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as the one above
Read
+Library
U

U

Menciptakan warna kelap-kelip lampu mobil yang terjebak dalam kemacetan. Di sebuah rumah yang cukup megah bertingkat tiga, terlihat seorang pria berdiri menatap jalanan ibukota dari atas rooftop rumah miliknya. Menghisap sebatang rokok sambil bersandar di pinggiran tembok. Melamun akan kejadian yang dialaminya hari ini. Pertengkaran cukup hebat dengan seseorang yang selalu membuatnya merasa iri. Iri karena orang tersebut memiliki banyak kebahagiaan dibandingkan dirinya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as the one above
Read
+Library
(Not) One Night

(Not) One Night

Mata Evelyn melihat sekeliling, dan dia tak menemukan sosok Karina. "Acaranya di lantai 13." Alan berucap. Evelyn hanya diam saja mendengar itu. Pantas saja Karina tak terlihat. Pasti wanita itu sudah berada di atas sana. Mereka pun masuk ke dalam lift dan Alan langsung menekan tombol 13. Evelyn mendongak, menatap jarum lift yang menunjukkan angka lantai. Setelah beberapa saat, akhirnya lift berhenti. Pintunya terbuka dan Alan pun langsung menarik Evelyn agar keluar dari lift.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as the one above
Read
+Library
Chandra

Chandra

Rain berada ditengah-tengah Juan dan Chandra. "Gak ada bintang di atas," ucap Juan saat melihat Rain yang menengadah seperti mencari sesuatu. "Gue gak nyari bintang." "Cari bulan? Bulannya lagi pindah ke bumi." "Kok bisa?" tanya Rain, bingung. "Itu di samping lo." Juan menunjuk Chandra dengan dagunya. Rain memutar matanya malas saat mendengar ucapan abangnya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as the one above
Read
+Library
Alva

Alva

sahut Naisa di seberang dengan cengiran lebar "Lo mau ngomong?" "Mau dong,tapi takut di kacangin," "Tenang aja,gue yang atur Tunggu bentar.." kata Bara dan terdengar dariseberang sana sepertinya Bara lagi maksa Alva buat ngangkat telpon Naisa. Meski Cuma asumsi belaka. Naisa mendengar suara tenang,gak ada keributan sama sekali. Pasti udah di tangan Alva, makanya dia gak ngomong.
9.82.3K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as the one above
Read
+Library
Alice

Alice

Kebahagian sangat gampang di cari, jika peka terhadap lingkungan sekitar. Berfikir jernih, dan tidak menganggap semua itu.. Jahat. ------:------ Auri mendongakkan kepalanya, mendapati seseorang yang dia tunggu ternyata sudah menghampiri dirinya bahkan berdiri di depan dirinya. "Vito." ***
105.9K viewsOn holdAdded to Library 118 Times as the one above
Read
+Library
5D

5D

ejek Zahwa. "Gua terlalu ganteng kali buat disantap, kalo Dira nyantap gua ya salah satu spesies ganteng di bumi berkurang dong," goda David. "Terserah lu dah," ucap Dira. "Gak usah diladenin, Ra," ucap Zahwa tersenyum sambil berlalu bersama-sama menuju mushollah untuk segera melaksanakan sholat maghrib berjama'ah.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as the one above
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status