Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Two Times

Two Times

- Saling bersimpangan.. - Raya POV Sayup - sayup suara burung diluar perlahan membuatku membuka mataku. Kulirik jam yang saat ini menunjukkan pukul 07.00 pagi. "Hahh aku kesiangan..??!!" Aku berkata dengan sedikit berteriak sambil menepuk jidatku. Tiba - tiba akupun teringat jika hari ini adalah hari terakhirku cuti, dan besok baru diriku mulai bekerja kembali.
8.69.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai the ravages of time
Baca
+Pustaka
Cintaku Tak Lekang Oleh Waktu

Cintaku Tak Lekang Oleh Waktu

Teriak Arsyad sembari melempar bolpoin pada Bagaskara ** Hanna kembali terbangun dari tidurnya. Lima tahun telah berlalu. Namun, dirinya masih bermimpi buruk tentang kecelakaan maut yang dialaminya. Hanna melangkahkan kaki keluar dari kamarnya, duduk diteras paviliun. Dinginnya udara malam membuat ia mengetatkan sweaternya. Mata coklat indahnya menatap sendu ke arah langit yang saat ini begitu cerah dengan sinar rembulan. Baginya segala kesedihan dan kerinduan akan memudar ketika dia memandang langit yang penuh bintang-bintang.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai the ravages of time
Baca
+Pustaka
Broken Vessel

Broken Vessel

Kali ini aku langsung mengerti dengan apa yang dia jelaskan. Benar juga, 'Arte' milik Prof. Hora adalah manipulasi waktu. Jadi, itu memungkinkan baginya untuk memutar balik waktu. Sungguh kekuatan yang terlalu kuat untuk seorang manusia. "Ngomong-ngomong, apa benar kamu menyerang Tabella dan Layla?" tanya Prof. Hora dengan tiba-tiba membuatku tersentak kaget. Aku menggigit bibir bawahku dan meremas selimut yang menutupi tubuh bagian bawahku. "Ternyata berita tentang penyeranganku tersebar luas dengan cepat, ya," gumamku.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai the ravages of time
Baca
+Pustaka
Kembali Bersama Waktu

Kembali Bersama Waktu

Mungkin dia kecapekan harus terduduk karena tak berani berbaring di samping Awan. “Biarkan dia tidur,” kata Awan saat Patik mencoba untuk membangunkan Dayu. “Aku tidak akan tergesa-gesa Paman,” lanjut Awan membuat Patik mengerti. Dengan petunjuk dari suara semalam yang membuatnya tak tenang, Awan mencoba untuk memahami. Sekarang ingatan yang bisa dikatakan miliknya dan juga bukan miliknya itu mulai tergambar jelas. Dia akan perlahan menelusuri kilas balik perjalanan Awan yang ada di dunia ini. Mencari tahu ada apa dan kenapa dia harus mengalami ini. Terjebak di ruang waktu dan masa yang salah, menurut logikanya. Dia bertekat untuk mencari tahu dan mungkin membuktikan tentang teori fisika kua
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai the ravages of time
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Crearuna
Hallo semuanya. Ini author. Terima kasih untuk apresiasi akan buku ini. Aku sangat-sangat bersyukur kalian menyukai ceritaku ini. Sekali lagi terima kasih. Aku akan menulis buku lain untuk kalian baca lagi.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Suaranya seperti jam pasir pecah berkeping-keping. “Waktu tidak bisa diseimbangkan, gadis kecil. Waktu memilih jalannya sendiri. Dan kalian... hanyalah serpihan yang terlambat sadar bahwa kalian bukan pusat dari segalanya.” Ragnur mengangkat tangannya. Langit berguncang. Di kejauhan, jam-jam raksasa muncul dari tanah, berdentang tanpa pola. Setiap dentangnya menumbangkan pohon, membelah batu, dan memudarkan warna langit.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai the ravages of time
Baca
+Pustaka
Waktu Adalah Obat Terbaik

Waktu Adalah Obat Terbaik

semuanya. Ketika lembar foto terakhir jatuh ke dalam nyala api, Stacey menatap abu yang tersisa dengan senyum tipis di wajahnya. 'Adriano, semua kenangan sudah hangus jadi abu. Kita nggak akan pernah punya masa depan lagi.' Di tengah gelapnya malam, tak seorang pun menyadari bahwa calon pengantin yang seharusnya menikah esok pagi, melangkah pergi dengan koper di tangan.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai the ravages of time
Baca
+Pustaka
Mengulang Waktu Untuk Membalasmu

Mengulang Waktu Untuk Membalasmu

Takdirku, meskipun diriku sudah diberi kesempatan kedua, nyatanya durasi hidupku tetap sama. Hingga sebuah suara membuatku mendongak. Suara dari jam pasir yang pernah kutemui sebelum aku terbangun di masa ini. Jam pasir itu berputar semakin cepat dan menghasilkan kilauan cahaya yang membuatku menutup mata. Sama seperti dulu. “Tuhan, kupasrahkan semuanya padamu. Tetapi jika bisa, bawa aku kembali ke masa itu dan beri aku kebahagiaan yang lebih lama,”
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai the ravages of time
Baca
+Pustaka
Terperangkap Dalam Siklus Waktu

Terperangkap Dalam Siklus Waktu

Arthur duduk menatap langit, sambil menatap jam tangannya. Arthur menatap langit dan berkata, "Sepertinya sudah waktunya, untuk menjalani kehidupan yang seperti neraka." gumam Arthur. Saat jarum jam menunjukkan tepat pukul dua belas, Arthur berguling-guling di atas tanah. Membuat dirinya penuh dengan debu dan tanah yang kotor. Tak hanya itu saja, ia juga melukai dirinya hingga berdarah dan memar di sekujur tubuh.
812 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai the ravages of time
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

**BAB 50: Misi Pembersihan Kosmik** **PART 4: “Waktu Nol yang Bocor” Langit yang semula berwarna kelabu kini berubah jadi seperti retakan jam kaca. Setiap garis waktu terlihat seperti serpihan yang saling menabrak, berkilau lalu hancur, menyisakan suara berdenting—suara waktu yang bocor keluar dari ruangnya sendiri. Aaron menatap ke atas dengan ngeri. “Waktu… rusak?” katanya pelan, suaranya gemetar.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai the ravages of time
Baca
+Pustaka
Unspeakable Time

Unspeakable Time

Apapun yang terjadi, waktu selalu berjalan dengan kejam. Ketika pagi selanjutnya tiba, Serish masih berkutat dengan ingatan yang muncul layaknya letupan air mendidih; terasa panas dan chaotic. Lucu. Kenapa dia harus mengingat semuanya seperti ini?
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai the ravages of time
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status