Harem milik Suamiku
"Lalu aku harus memanggil anda siapa? Kalau aku memanggil anda dengan sebutan nyonya kesekian, aku jadi teringat film kolosal yang para istrinya jahat, judes, dan julid. Kak Amarilis bukan wanita licik seperti itu kan?"
Wajah Amarilis langsung terlihat syok. Ditatapnya Marigold dari atas ke bawah dengan alis yang terangkat. Amarilis tidak menyangka, ternyata istri terakhir dari tuan milyader adalah seorang yang blak-blakan seperti dirinya. Senyum tersungging di bibirnya. Sepertinya mulai sekarang, dirinya akan memiliki teman di dalam mansion yang dingin dan membosankan itu.
"Baiklah. Terserah kamu saja mau panggil aku apa."