CEO Galak, Cintai Aku!
Meninggalkan Mentari yang memutar bola matanya karena kesal dan menjulurkan lidahnya untuk mengejek Senja Abimana, si bos galak yang sudah menghilang dari pandangan.
“Dasar sensi! Emang susah kalau berurusan sama orang yang udah tua, tuh,” gerutu Mentari. Dia baru saja mau duduk, ketika Senja kembali muncul hingga membuatnya buru-buru menegakkan tubuhnya kembali. Senyum sopan dan manis kembali muncul di wajah cantik Mentari. Mentari yang tingginya hanya sekitar 160 senti itu dan tidak sebanding dengan tinggi bosnya yang galak tersebut, kini merasa semakin kecil dan menciut karena ditatap oleh mata tajamnya tersebut. “Eh, Pak Senja balik lagi. Ada apa, Pak?”
“Kamu bilang, kamu bersedia untuk
Bab Populer