SENTUHAN TUAN CEO DI RUANG RAPAT
"Kau tunangan yang cerdas dan setia, Nona Elara. Kau lulus. Selamat, Ares. Proyek Titan resmi kita tandatangani."
Setelah negosiasi selesai, mereka kembali ke Jakarta. Di dalam penthouse Ares, malam telah larut. Ares memeluk Elara dari belakang, mencium lehernya. Cincin di jari manis Elara berkilauan. "Selamat datang di neraka abadi, tunanganku," bisik Ares, suaranya kini dipenuhi dominasi yang tenang. "Aku membeli dirimu secara penuh. Sekarang kau milikku selamanya. Dan kau akan segera tahu, kau tidak bisa hidup tanpaku, bahkan jika kau in
Hot Chapters