Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AMBIL SAJA SUAMIKU

AMBIL SAJA SUAMIKU

"Bunganya?" "Mawar merah. Eemmm, semuanya seratus buket mawar merah." *** "Rayyan, ini nggak bisa dibiarkan! Ada seseorang yang mengincarku!" Rayyan langsung memelukku. Dia menyeberang dari tokonya begitu Ajeng menelepon. Senja benar-benar sudah menua. Ajeng membantuku menelepon ke rumah dan berpesan pada Bik Asih dan Pak Ahmad agar tidak menerima tamu siapapun dan juga kiriman apapun.
1093.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai toko bunga ajeng rose
Baca
+Pustaka
Menantu Terhina Ternyata Pewaris Yang Hilang

Menantu Terhina Ternyata Pewaris Yang Hilang

Jack juga menceritakan jabatan Antoni di salah satu perusahaan ternama yang bekerja sama dengan Emrand grup. “Baiklah. Kau dalam pengawasanku, Antoni. Sedikit saja kau merusak moodku, maka akan aku hancurkan posisimu!” Gumam Arnold. Di seberang Cafe terlihat sebuah toko yang menjual bunga mawar merah cantik sekali. Dandelions Flower, toko bunga yang terkenal di kota ini karena memiliki kualitas sangat bagus. Bahkan satu tangkai seharga ribuan dollar.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai toko bunga ajeng rose
Baca
+Pustaka
Sepanas Belaian Mantan Kekasihku

Sepanas Belaian Mantan Kekasihku

Ia sampai di depan bangunan kantor kecilnya, salah seorang staf yang kebetulan ada di luar mengambil barang yang dibawanya sementara Brianna tertinggal di luar. Alasan ia memilih tempat ini sebagai kantornya, selain karena lokasinya memang strategis, Brianna suka melihat bunga-bunga yang ada di depan Alpenrose, sebuah toko bunga yang tak hanya menyiapkan bunga-bunga cantiknya untuk dirangkai tetapi juga tanaman yang hidup. Ibunya mengatakan Alpenrose telah berdiri sejak beliau kecil dan bertahan hingga saat ini. Toko itu benar-benar seperti potongan surga di lereng gunung Alpen.
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai toko bunga ajeng rose
Baca
+Pustaka
Suami Sang Pendonor

Suami Sang Pendonor

“M-Mohon maaf karena tak bisa langsung memahami ucapan Anda, Tuan. Ya, kami menjual bunga anggrek putih di sini. Apakah Anda ingin saya merangkaikannya untuk Anda?” Pria itu hanya menganggukkan kepalanya dengan singkat. “Baik, Tuan. Mohon tunggu sebentar, akan saya kerjakan dulu. Silakan duduk dulu, Tuan.” Dengan bergegas Anggun memasuki kembali toko bunganya, lalu memilih delapan kuntum bunga anggrek putih yang menurutnya tampak paling segar. Dia pun sibuk merangkai bunga-bunga itu dengan beberapa hiasan lain yang dari dia butaa sudah cukup handal dia lakukan karena diajari oleh mendiang ibunya.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai toko bunga ajeng rose
Baca
+Pustaka
Dek Ajeng & Mas Abim

Dek Ajeng & Mas Abim

Olivia menatap satu set romper warna krem dengan bordiran bunga-bunga tipis, "Kayak mana mau ditahan?" "Gemas 'kan? Aku juga kalau lihat begini langsung kepingin beli," kata Ajeng pula. Sejemang, keduanya menapaki lorong-lorong sempit seukuran dua badan, menggiring mereka makin ke dalam. Jangka berada di antara gantungan pakaian mini dan rak-rak mungil, Ajeng lagi-lagi gembira. Dia memang tipe yang mudah luluh oleh benda-benda sederhana dan sentimentil, apalagi berkaitan dengan bayi.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai toko bunga ajeng rose
Baca
+Pustaka
Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Brian dan kedua anaknya menghilang selama beberapa hari. Susana akhirnya membuka toko keduanya di Kota Porus. Ketiganya datang membawa keranjang bunga. Melihat Susana sibuk bekerja, Rio, si bocah cilik itu, dengan terampil menghibur para tamu. Ketiganya memasuki toko dan ingin menawarkan bantuan, tetapi Susana mengusir mereka.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai toko bunga ajeng rose
Baca
+Pustaka
menyusui sang pewaris tahta

menyusui sang pewaris tahta

Juga mendatangkan Raka, sebagai wali nikah. "Hai ganteng, sudah lama nih gak beli bunga aku. Kemana ajaaa.." goda si bembi, pemilik toko bunga langgananku dulu waktu masih sama Erlita. "Buatkan bucket seratus bunga mawar merah, ini hari spesial untuk ku" ku sodorkan black card ke arahnya. "Semoga lancar acaranya ya..besok beli lagi disini" ucap penjual bunga yang tangannya melambai.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai toko bunga ajeng rose
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Papa Mertua

Sentuhan Panas Papa Mertua

Jaka mencari toko bunga terdekat, setelah ketemu ia membelokkan mobil di depan toko bunga itu. Arthur turun dari dalam mobil, lalu pria itu langsung masuk ke dalam toko bunga. "Selamat datang, Tuan. Mau mencari bunga apa?" tanya pelayan toko bunga yang menyambut kedatangan Arthur. Arthur melihat ke sekeliling toko untuk mencari bunga yang cantik untuk Rose. Kali ini ia tidak ingin membeli bunga mawar merah seperti biasa ia membeli bunga untuk gadis itu.
10386.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai toko bunga ajeng rose
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. Seru nih. Judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yang menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar btw bagus ceritanya toor...🫶🏻🫶🏻 keren!!🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Perginya Istriku

Perginya Istriku

ucap salah satu pegawai butik lainnya. "Hadeh, ngajak nikah cuma kasih bunga setangkai, itupun ngambil dari pajangan butik. Nggak modal banget sih." Suasana romantis seketika buyar begitu Anggi bersuara lalu melenggang pergi meninggalkan Reno yang masih pada posisinya, untuk kembali ke kamar ganti.
1047.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai toko bunga ajeng rose
Baca
+Pustaka
Atasan Duda Itu Mantan Pacarku

Atasan Duda Itu Mantan Pacarku

Mereka terbiasa dengan clue atau diambekin baru sadar apa yang dimau oleh pasangannya. Setelah selesai dengan toko perhiasan Mas Satria memintaku mengantarkan ke toko bunga. Tidak jauh dari pasar besar ada tempat dengan nama ‘Splendid’. Di tempat itu berjajar kios-kios penjual bunga, baik bunga hias ataupun juga tanaman-tanaman lainnya. Salah satu tempat yang juga menjadi favorit mama. Sama seperti Ketika mama belanja di pasar, saat belanja tanaman pun aku memilih menunggu di area luar dengan di temani gorengan dan sebotol air mineral. “Bisa nyetir?” tanya Mas Satria saat kami keluar dari toko perhiasan dan akan membeli buket bunga untuk kado Ibu.
9.561.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai toko bunga ajeng rose
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status