Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bunga yang Terinjak

Bunga yang Terinjak

Aku menemani Marissa dan meletakkan karangan bunga di sebuah batu nisan yang berukir nama Rangga. Ada beberapa hal yang tidak bisa diselesaikan dengan kematian, dan beberapa hal yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Tapi, aku menatap Marissa dengan lembut. "Aku hanya berharap putriku aman dan bahagia."
6.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 242 Beses bilang toko bunga ajeng rose
Read
+Library
Gadis Cacat Pilihan CEO

Gadis Cacat Pilihan CEO

"Siang, Tante. Ehh ... ini saya hanya ingin mengirimkan karangan bunga pesanan pelanggan florist Colour Everywhere. Tujuan penerima atas nama Maya Angelita, apa alamatnya benar di sini?" "Ohh ... benar, itu puteri saya. Baik, saya terima karangan bunganya. Terima kasih ya, Mas. Apa mau minum dulu?" balas mamanya Maya ramah. "Saya terusan saja, Tante. Terima kasih. Permisi!" tolak Aji seraya berpamitan lalu bergegas meninggalkan teras rumah berhalaman asri itu.
1027.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 593 Beses bilang toko bunga ajeng rose
Ipakita ang mga Review (23)
Read
+Library
🌹isqia🌹
kalau bisa ya kemana mereka pergi gak boleh tau sama ortunya nanda biar kapok, biar dia merenungi semua kejahatannya dengan maya. ajaran sesad emang, gak ada ortu yang ingin melihat anaknya bercerai.. malah ini ingin banget liat anak jadi duda.
agneslovely2014
Hai Kakak Kakak Pembaca novel Suami Kontrak karyaku, sekuel season 2 buku ini sudah rilis hingga tamat lho dan itu exclusive di GN. Kebetulan novel itu menang lomba Cerita Cinta di Kantor juga, mungkin kalian penasaran untuk membacanya juga. Thank you ... love you all
Basahin ang Lahat ng Review
Penjual Bunga itu Ternyata Istri CEO

Penjual Bunga itu Ternyata Istri CEO

Menatap anak-anak yang menawarkan jasa mereka dengan membersihkan mobil. Lalu, pandangan Alie berhenti pada seorang perempuan penjual bunga. Di saat yang sama perempuan itu menghampiri mobil Renjana hendak menawarkan bunga kepada mereka. "Apa lagi sih, ini!" dengus Renjana semakin marah. "Mas, mau beli bunga, tidak?" "Aku tidak ingin membeli bunga kamu. Sana, pergi!" usir Renjana, kasar.
3.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 70 Beses bilang toko bunga ajeng rose
Read
+Library
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

ucap Pak Pram menutup acara hari ini. Setelah acara selesai, Lingga, Azalea, Pak Pram dan Bisma makan bersama di sebuah restaurant. Semua menunggu pelayan menghidangkan makanan. Mereka memilih meja yang berada dekat dengan kolam renang. Di atas meja terdapat hiasan setangkai Bunga Mawar merah, Bisma mengambil bunga mawar itu lalu diberikan kepada Azalea.
107.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 157 Beses bilang toko bunga ajeng rose
Read
+Library
Venomous Rose : Mawar Berbisa

Venomous Rose : Mawar Berbisa

Sang Nenek menciduk hasil dari ramuan yang berupa cairan tersebut ke dalam sebuah botol kecil, dan ditutupnya menggunakan spons padat. "Ini adalah ajian baruku, Denok. Namanya Venomous Rose, atau Mawar Berbisa. Aku telah meramunya semaksimal mungkin agar tak perlu menggunakan sesuatu dari target yang ingin dipikat, karena ini pada dasarnya adalah untuk memikat setiap orang yang memandang, terutama laki-laki. Kamu akan menarik sekali bagi kaum laki-laki." Jelas Si Nenek sambil memberikan botol kaca sekecil genggaman tangan kepada Cindy. Cindy menatap botol di tangannya. Cairan tersebut berwarna merah hati yang pekat, dengan butiran-butiran emas yang berkilau ketika tersinari cahaya. Mirip sep
102.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 51 Beses bilang toko bunga ajeng rose
Read
+Library
100 Langkah Melupakan Kisah Kita

100 Langkah Melupakan Kisah Kita

Riga hanya berkata, “Nanti lo juga tahu.” Dua puluh menit perjalanan, motor Riga akhirnya berbelok ke sebuah toko bunga. Re’s Florist, namanya. Bagian luar toko itu tidak terlalu banyak tanaman yang dipajang, tapi berbeda dengan bagian dalamnya yang memajang banyak bunga-bunga cantik. Konsep dan penataan toko yang bagus membuat tempat ini terlihat sedap dipandang. Alena yakin pemilik toko ini adalah orang yang menyukai keindahan.
107.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 234 Beses bilang toko bunga ajeng rose
Read
+Library
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Melihat sesuatu yang hendak ditunjukkan padanya. Kini mereka memasuki sebuah toko bunga yang tidak terlalu besar namun lumayan ramai. Dari luar nampak desain minimalis serba vintage yang akan menarik pembeli terutama wanita. Di depan kaca, nampak deretan keranjang-keranjang bunga yang berjajar rapi. Mulai dari bunga mawar, tulip, zinnia, lavender, azalea, anyelir dan banyak lagi. Pintu dibuka, lalu terdengar suara lonceng berdenting di atas pintu. Refleks para pengunjung menoleh seketika, melihat siapa yang datang. Namun, tak lama mereka kembali abai. "Ada yang bisa saya bantu?" Seorang wanita muda menghampiri Anjel. Sepertinya ia adalah karyawan di sini, terlihat dari celemek yang ia kenaka
104.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 152 Beses bilang toko bunga ajeng rose
Read
+Library
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

Karena dia tidak bisa melihat, dia tidak leluasa mengantarkan bunga. “Bunga ini pesanan Pak Calvin. Dia suruh minta aku yang antar ke sini,” kata Rosalina dengan jujur. Calvin bilang kalau Rosalina sendiri yang antarkan bunganya, maka Calvin akan merekomendasikan toko bunganya kepada keluarga Kusuma. Dua hari lagi keluarga Kusuma akan mengadakan pesta di Mambera Hotel, butuh banyak bunga untuk dekorasi tempat acara. Pada saat itu, keluarga Kusuma akan minta pihak hotel beli bunga di Spring Blossom.
9.55.5M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 125.7K Beses bilang toko bunga ajeng rose
Ipakita ang mga Review (864)
Read
+Library
Weneedta
Hai... Sambil nunggu update buku ini, mampir ke cerita aku yuk. "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Basahin ang Lahat ng Review
Main Api dengan Mafia

Main Api dengan Mafia

Di sana, telah tertata rapi beberapa keranjang penuh bunga potong: peony, hydrangea, baby's breath, dan tentunya—roses. "Biasanya, ayahnya Kenzo dan Kenzo sendiri sibuk main golf dengan rekan-rekan bisnis mereka. Ibu paling malas ikut. Terlalu banyak basa-basi dan ngebahas saham. Membosankan," jelas Rose sambil tertawa kecil. Nayla ikut tertawa, walau gugup. Tangannya menyentuh kelopak peony sambil menjawab, "Aku senang kok bisa menemani ibu. Terima kasih sudah mengundang aku."
1.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 34 Beses bilang toko bunga ajeng rose
Read
+Library
GOLDILOVE (Catatan Seorang Pelakor)

GOLDILOVE (Catatan Seorang Pelakor)

"Kamu nggak bisa selamanya bersembunyi di pasar bunga itu kalau kamu benar-benar ingin membangun mimpi. Kejadian sama Rey itu bukti kalau Bogor pun sudah terlalu sempit buatmu. Kamu butuh lingkungan baru, teknik yang lebih profesional, dan sertifikasi yang diakui kalau memang mau buka toko bunga sendiri." Ia menyesap kopi di depannya sebentar sebelum melanjutkan. "Kebetulan, Tante Sari—adik Mamaku—punya toko bunga besar di Bandung, namanya Le Jardin de Sari. Tokonya sangat terkenal untuk urusan dekorasi pesta besar dan buket premium. Beliau sering mengadakan kursus singkat bagi pemula yang ingin terjun serius. Aku bisa tanyakan jadwalnya buat kamu kalau kamu bersedia ke Bandung."
10695 viewsOngoingIdinagdag sa Library 23 Beses bilang toko bunga ajeng rose
Read
+Library
PREV
123456
...
8
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status