Partner In Crime
Violet dan Nathan saling pandang satu sama lain ketika aku berkata demikian, pikiran mereka bertemu dan mendiskusikan jalan keluar yang kuajukan sebelumnya.
“Tapi siapa yang akan menemaniku? Aku bukanlah agen lapangan yang benar-benar handal dalam bela diri,” balas Violet.
Kupejamkan mataku sambil berkacak pinggang di depan mereka, jika kutelaah lebih lanjut, Violet memang bukanlah agen ideal untuk melakukan pekerjaan keras seperti interogasi atau baku tembak.
Pintu ruangan terbuka, masuk seorang pria yang sudah begitu kutunggu-tunggu, dia adalah Cavid. Pria utusan Sutan yang tak perlu kuragukan lagi kemampuannya seperti apa.
ตอนยอดนิยม