Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Tongkat Emas

Pendekar Tongkat Emas

Nenek gendeng terlihat sangat serius kali ini, tidak biasanya si nenek gendeng yang selalu ceria dan nyeleneh kini bisa seserius itu, “Tolong carikan aku beberapa daun herbal yang tidak ada di hutan ini. Namanya adalah tanaman ‘ Tunjuk Langit’ , tanaman itu sangat langka, dan sepertinya hanya tumbuh di daerah tertentu saja.” Arya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Apakah tidak ada petunjuk mengenai bentuk dan ciri tanaman itu mbah?” Neneng gendeng menggeleng, “Coba kau tanyakan kepada Ki Aji Sakti di perguruan Silat Gombang.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai tongkat bantu jalan
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Bukan macet sepanjang jalan. Rasanya sudah nggak sanggup merasakan nyeri yang sedari tadi coba kutahan. Entah kenapa kedua calon bayiku ini seperti tak sabar dan saling dorong di dalam sana. Tak seperti waktu melahirkan Sefina dan Hanifa, yang bahkan perlu misoprostol untuk merangsang kontraksi persalinan. “Oh, saya ingat, di depan sana ada gang lagi, Pak. Sepertinya bisa tembus jalan pintas.”
9.379.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai tongkat bantu jalan
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

, "Si Pangeran yang Terpuruk Menangis di Jalanan" Dalam semalam, berita negatif tentang Vincent menjadi berita utama di semua berita keuangan dan gosip. Saat ini, aku sedang berjalan sendirian di jalan. Hari ini, aku akan menjalani wawancara di sebuah perusahaan bioteknologi yang baru berdiri.
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai tongkat bantu jalan
Baca
+Pustaka
Tulang wangi

Tulang wangi

Tiba-tiba cahayanya nyorot ke wajah gua. “Heeee… bengong!” katanya, nada becanda tapi nyadarin. Gua langsung tersentak, agak kikuk, senyum malu. Tapi jujur, perasaan gua masih berat banget di kepala. “E—maaf, mang… maaf,” kata gua gugup. Jalan setapak nyaris selesai — tinggal lima langkah lagi sampai ke ujung.
543 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai tongkat bantu jalan
Baca
+Pustaka
GAMBAR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA DI BALIHO RAKSASA

GAMBAR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA DI BALIHO RAKSASA

“Jangan ... eekk .... bercanda, Bil! Ekk.” Aku menahan tawa di perut. Ekk! “Biasanya untuk memperlancar itu minum Kiranti, Lit. Aku beliin, ya, biar lancar biji kelengkengnya masuk ke dalam perut. Mau, Lit?” “Aduh, ekk.” “Ya udah kalau gak mau. Aku beliin Sari Adem atau Gasegar cap kaki empat. Tunggu, ya?”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai tongkat bantu jalan
Baca
+Pustaka
Om Tom, Kekasih Gelapku

Om Tom, Kekasih Gelapku

“Tongkat itu sengaja di tipiskan, Tom tidak lernah sensitif ini. Dia bukan tukang pecemburu sampai dia mencoba untuk mati.” “Aku nggak paham sama maksud Om Ted.” Aku memasukkan tongkat kayu patah itu ke dalam kantong olastik dan berjalan ke tempat sampah yang berads di sudut ruangan. Ku vuang tongkat itu lagi dan berjalan kembali ke hadapan Om Ted. “Kamu jelas paham.” Dia menarik kursi dan dduk di sana dengan menyilangkan kaki.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai tongkat bantu jalan
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Tongkat itu berguna untuk membantu pendakian. "Kira-kira berapa jam lagi kita sampai ke Curug Putri?" tanyaku. "Udah deket, kok. Sebentar lagi juga sampai," jawab Riki. "Ayo lanjut jalan. Kita pasti bisa!" Eldi memberi semangat.
8.314.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 538 kali sebagai tongkat bantu jalan
Baca
+Pustaka
Pewaris Pedang Sulur Naga

Pewaris Pedang Sulur Naga

Obat pemberian Sekar Pandan hanya bisa mengurangi rasa nyeri. "Perintahkan kuda ini berlari lebih cepat lagi, Kakang," pintanya kemudian. Manggala menggebah kudanya lebih cepat sesuai permintaan istrinya. Kuda yang berkaki kokoh dan kuat itu berlari bagai terbang di atas tanah. Surainya berkibar-kibar melawan angin.
8.520.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai tongkat bantu jalan
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Buruk Rupa

Legenda Pendekar Buruk Rupa

“Meskipun aku membawamu dengan kecepatan cahaya menuju mata air abadi itu, kita harus berhenti di beberapa tempat untuk mencari ramuan yang harus kau minum. Jika tidak kau tak akan bisa sampai ke mata air abadi itu.” “Kenapa aku harus meminum ramuan itu?” “Agar tubuhmu kuat melakukan perjalanan secepat cahaya, jika tidak, tulang-tulangmu akan remuk karena tubuhmu tidak memiliki kekuatan itu.” Tanaka terbelalak mendengar itu. Ternyata perjalanan dengan kecepatan cahaya itu akan membahayakan dirinya. “Baiklah,” ucap Tanaka. “Aku akan mengikuti semua perintahmu. Boleh kah aku memanggilmu guru?”
1029.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tongkat bantu jalan
Baca
+Pustaka
KESAKSIAN PUTRI KECILKU

KESAKSIAN PUTRI KECILKU

tanya bunda Nastiti cemas. Nastiti mengangguk. "Insyallah masih bisa. Nanti belajar jalan dulu dengan menggunakan tongkat penyangga. Lalu saat pen dilepas, biasanya bisa berjalan dan beraktivitas seperti biasa. Asalkan bunda banyak makan makanan yang mengandung protein." "Baiklah Nas. Bunda akan melakukan semua saran kamu. Oh ya, bagaimana dengan urusan rumah kamu?"
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 695 kali sebagai tongkat bantu jalan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status