Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Tongkat itu terbuat dari kayu oak yang diukir dengan simbol-simbol kuno, dengan kristal biru cerah di ujungnya. Kiran menerimanya dengan rasa terima kasih. "Berhati-hatilah di sana," kata Emma dengan senyum. "Kami akan mendukungmu," tambah Chen. "Dan ingat," kata Pigenor dengan suara rendah, "percayalah pada instingmu."
109.7K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as tongkat bantu jalan
Read
+Library
Wanita Yang Melamar Suamiku

Wanita Yang Melamar Suamiku

“Tidak, bantu saja Mas ke mobil, kita pulang ke warung kamu! Aku mau diobati sama Bapak saja.” “Sama Bapak saja?” “Iya, Ning! Aku lebih yakin sama Bapak.” “Baik, Mas. Kita pulang, ya!” “Tapi, aku enggak sanggup jalan meski pakai tongkat, Ning! Lihatlah, kakiku langsung bengkak ini, kan. Aku enggak bisa, jalan, Ning ….” “Sini aku gendong, Mas! Naik ke punggungku, ayo!”
1081.4K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as tongkat bantu jalan
Read
+Library
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

Sorot matanya juga tampak hangat, apalagi orang itu sudah pasti usianya jauh lebih tua. “Begini, Nak. Ngomong-ngomong, kamu tau di mana Jalan Karawang nggak? Kata anak saya, setelah turun dari bus sini jalan aja lurus. Tapi dari tadi saya mutar-mutar di sini, saya malah gak nemu jalan,” tutur pria tua itu yang menggunakan tongkat sebagai alat bantu jalan. Usianya yang sudah tua membuatnya tidak mampu melangkah dengan bebas. Dia menjelaskan masalah yang membuatnya bingung.
4.7K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as tongkat bantu jalan
Read
+Library
TUMBAL PENGANTIN

TUMBAL PENGANTIN

"Saya capek, dada saya sesak. Pak Edwin mau pergi ke mana sekarang?" "Kalau capek ya istirahat saja, biar saya sama Intan yang pergi." Mang Jajang menundukkan kepalanya. Tampak malu-malu dan terdengar meringis. "Mang, istirahat saja, kalau sakit ke dokter ya, suruh Nala atau Amel yang nganter," pinta Intan. "Baik kalau gitu, maaf saya gak bisa nyetir dulu," ucap Mang Jajang.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as tongkat bantu jalan
Read
+Library
Kecantikan Pelatih Sepeda yang Centil

Kecantikan Pelatih Sepeda yang Centil

"Kak, enak ya? Apa aku seperti lagi bantuin kamu masturbasi?" Aku tersentak sebentar, lalu segera menjelaskan, "Memang gerakannya mirip, tapi tujuan utamanya buat melancarkan darah. Kalau darahnya tersumbat di dalam bisa buat jaringan mati." Jihan mengangguk ringan, lalu tangannya bergerak makin cepat. Astaga, dia benar-benar seperti penggoda alami. Rasanya enak sekali.
4.3K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as tongkat bantu jalan
Read
+Library
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Meskipun tongkat itu tidak berguna dalam hal kultivasi seseorang, tongkat itu dapat digunakan untuk menghilangkan kendali apa pun pada tubuh dari sumbernya. Dengan menggunakan Tongkat Roh Penguat Jiwa, Fernando bisa diselamatkan. Tapi pertama-tama, dia masih perlu mengkonsumsi pil kebangkitan. Tidak akan butuh waktu lama bagi Fane untuk membuat pil seperti itu dengan kemampuannya saat ini.
9.17.0M viewsCompletedAdded to Library 264.2K Times as tongkat bantu jalan
Show Reviews (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Read All Reviews
I'm the Director

I'm the Director

“Sialan! Aku nggak butuh bantuanmu!” Deon beranjak berdiri. Dia menyeimbangkan tubuhnya. Meskipun kepalanya sangat pusing, dia pun berjalan beberapa langkah. Namun, tiba-tiba saja lututnya terasa keropos dan lemas. Di titik ini, Anggraini pun tertawa renyah. “Udah, lah! Deon, lo nggak bakalan bisa jalan! Obat itu juga memakan sendi-sendi tulang lo! Jadi, lo bakalan lemes banget dan nggak bisa ngapa-ngapain, selain ….”
1029.3K viewsCompletedAdded to Library 906 Times as tongkat bantu jalan
Read
+Library
Yang Tak Bisa Diberikan Suamiku

Yang Tak Bisa Diberikan Suamiku

Naren menoleh heran. ​"Aku... aku gak mau lewat jalan hutan yang sepi itu lagi. Ini sudah mau tengah malam, aku takut," protes Renjana dengan gurat cemas yang kentara. ​Mendengar protes manja itu, Naren terkekeh pelan. Ia lalu mengangguk setuju. "Tentu saja, Nyonya. Kita akan pakai jalan raya utama saja. Jam segini jalan raya biasanya sudah sangat senggang."
103.1K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as tongkat bantu jalan
Read
+Library
Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Insya Allah Ada Jalan, Nak!

ucapku lagi. Setetes air keluar dari mataku. Aku tak tahan lagi mendengarnya meratap. Kugerakkan tangan untuk menghapus air mata yang makin memburamkan penglihatan yang belum jelas ini. Namun, aku masih belum sanggup. Tanganku masih lemah. "Elis ... jangan nangis,” kataku kemudian, “nanti kita ... sepedaan lagi. Nanti kita ... jalan-jalan lagi, pake motor Aa ..."
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 337 Times as tongkat bantu jalan
Read
+Library
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

Pria tua itu berjalan cepat menuruni jalan yang terjal, banyak bebatuan dengan lincahnya. Saat sudah dekat, barulah Rangga menyadari, ternyata pria tua itu berkaki satu. Dia berjalan dengan bantuan tongkat kayu. Kakinya yang hanya satu bukanlah halangan baginya melalui medan yang sulit. Dia cacat, tapi kenapa dia bisa menuruni jalan terjal seperti ini dengan lincah tanpa takut terjatuh atau tergelincir? Pikir Rangga.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as tongkat bantu jalan
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status