Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Cinta pertama William Yuardi tidak sengaja terkunci dalam kantor. Demi menghukumku, dia mengurungku ke dalam gudang pendingin untuk mengintrospeksi diri. “Kamu juga harus rasakan penderitaan yang dialami Nelly. Dengan begitu, kamu baru bisa jera!” William hanya memberiku semangkuk air sebelum mengunciku di dalam. Namun, dia tidak tahu bahwa gudang pendingin yang sudah tidak dipakai ini tiba-tiba menyala setelah dia pergi. Aku yang kedinginan di dalam tidak berhenti meminta tolong. Baik di pintu maupun di dinding, terdapat bekas darah dari jariku. Tujuh hari kemudian, William ingin aku meminta maaf dan membuka pintu gudang pendingin ini. Namun, yang dia temukan hanyalah seonggok mayat yang sudah beku.
Cerita Pendek · Romansa
35.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tak Lagi Menua Bersama

Tak Lagi Menua Bersama

Saat aku pergi ke rumah sakit untuk memeriksa apakah percobaan bayi tabung keempatku berhasil, aku melihat Erwin Sentosa yang katanya sedang dinas luar kota, dengan hati-hati menopang seorang gadis muda dan cantik keluar dari departemen kebidanan. Perut gadis itu membesar, tampak sudah hampir melahirkan. Erwin hanya terlihat panik sesaat, lalu segera melindungi gadis itu di belakang tubuhnya. “Jennie, Keluarga Sentosa butuh seorang anak untuk meneruskan garis keturunan. Setelah anak ini lahir, kita akan kembali seperti dulu.” Nada suaranya yang tegas terdengar jelas di telingaku. Aku tersenyum dan mengangguk menyetujuinya. Di tengah tatapan terkejutnya, aku diam-diam menyembunyikan hasil pemeriksaanku. Di hari gadis itu melahirkan, aku meninggalkan surat perceraian… dan pergi dari hidupnya untuk selamanya.
Cerita Pendek · Romansa
9.960.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Menerima Pria yang Dijodohkan Orangtuaku

Menerima Pria yang Dijodohkan Orangtuaku

Setelah pacaran lima tahun, akhirnya pacarku setuju menemuiku orang tuaku. Namun, saat makan, dia tiba-tiba beralasan ada urusan kantor dan pergi dengan tergesa-gesa. Aku memaksakan senyuman saat mengantar Ayah dan Ibu pulang, lalu terdiam sambil mengeluarkan ponsel. Benar saja, sahabat perempuan pacarku kembali mengunggah sesuatu di linimasa. [ Didesak keluarga buat nikah nggak usah takut, cukup punya pria yang mau menemanimu bertemu orang tua. ] [ Hadiahnya satu ciuman, teruskan seperti ini ya! ] Foto pertama memperlihatkan pacarku merangkul lengannya dengan mesra, bersama-sama memberi hormat sambil bersulang kepada para orang tua. Foto lainnya adalah seorang perempuan menempelkan wajahnya ke pipi pria itu dan menciumnya. Melihat tanda like dari pacarku, aku menutup Insatgram dan menelepon ayahku. "Ayah, aku sudah memikirkannya. Aku mau menikah dengan pria yang Ayah perkenalkan untuk perjodohan itu." "Ya, dia yang membantuku membuat pilihan."
Baca
Tambahkan
Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai

Selama sepuluh tahun berturut-turut, harapan ulang tahun mantan pacar pertamaku adalah agar seluruh keluargaku mati. Karena kakakku yang selalu bersamaku, telah menyiksa dan membunuh kakaknya. Sepuluh tahun lalu, kakakku dipukul hingga menjadi idiot dan dikurung di rumah sakit jiwa. Aku sendiri terperangkap di sisi Zed, mengalami keguguran, depresi, tumor, dan tidak punya jalan keluar. Hingga pada hari keinginannya benar-benar terkabul, di samping batu nisanku, muncul sebuah gundukan makam kecil yang baru.
Baca
Tambahkan
Di Antara Pacarku dan Janda

Di Antara Pacarku dan Janda

Setelah kembali bersama dengan Rolex, aku tidak lagi peduli ke mana dia pergi, bahkan membiarkannya memberikan seluruh tabungan kami kepada Chellyn. Sepertinya dia menyadari sesuatu. Sebelum sekali lagi meninggalkanku untuk menemani Chellyn, dia berkata, "Chellyn besok akan pergi ke luar negeri. Setelah itu, dia nggak akan kembali lagi. Setelah dia pergi, kita akan nikah." Aku menanggapi dengan asal. Bagaimanapun juga, aku pun akan pergi.
Baca
Tambahkan
Ketika Kabut Tersingkap, Hatinya Mengabur

Ketika Kabut Tersingkap, Hatinya Mengabur

Ivana tidak menyangka, di hari ulang tahunnya, putranya akan memberinya kue kastanye yang membuatnya mengalami reaksi alergi yang fatal. Dalam keadaan linglung, dia mendengar teguran keras Jordi. "Marco, apa kamu nggak tahu ibumu alergi kastanye?" Suara Marco terdengar begitu jelas. "Aku tahu, tapi aku ingin Tante Greta jadi ibuku." "Ayah jelas-jelas juga berpikir seperti itu, 'kan?" "Meski aku…" Rasa sesak seketika menyergap dada Ivana. Dia sudah tidak mendengar jelas jawaban Jordi lagi. Satu detik sebelum dia kehilangan kesadaran sepenuhnya... Ivana hanya punya satu pemikiran. Jika dia masih bisa bangun, dia tidak ingin menjadi istri Jordi atau ibunya Marco lagi.
Cerita Pendek · Romansa
14.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Berjuang Napas Kembali

Berjuang Napas Kembali

Aku dan Yudi mengalami kecelakaan mobil. Demi melindunginya, aku yang sedang hamil tujuh bulan menjadi vegetatif. Setelah aku sadar dari koma selama tiga tahun, Yudi yang telah mengalami amnesia, menjadi suami kakakku dan anak yang kulahirkan dengan susah payah mengaku kakakku sebagai ibunya. Aku menggunakan berbagai cara agar Yudi mengingatku, tetapi dia malah semakin mencintai kakakku. Bahkan anakku pun menyalahkanku, kenapa aku sadar dan mengganggu kehidupan mereka yang bahagia. Saat aku memutuskan untuk melepaskannya, aku mendengar percakapan Yudi dengan yang lainnya. "Yudi, Sella hampir mati demi melindungimu. Kalau dia tahu kamu berpura-pura amnesia..." "Seminggu lagi, perjanjian tiga tahun antara aku dan kakaknya akan berakhir. Setelah memberinya pernikahan yang megah, aku akan pura-pura memulihkan ingatanku dan berbaikan dengannya." Aku terkejut, tak kusangka Yudi pura-pura amnesia. Aku menatap catatan medis di tanganku. Sayangnya, aku tidak bisa tunggu lebih lama lagi.
Baca
Tambahkan
Janji Pernikahan yang Tak Pernah Terwujud

Janji Pernikahan yang Tak Pernah Terwujud

Aku hanya mengungkit tentang dekorasi lokasi pernikahan, tetapi cinta pertama tunanganku langsung menangis dan berlari keluar. Alexander menamparku hingga aku tersungkur di lantai. Dia menggertakkan giginya dengan penuh kebencian. "Melinda, kamu begitu nggak sabar buat nikah? Kamu begitu takut nggak ada yang mau nikahi kamu, makanya kamu nggak berhenti paksa aku menikahimu? Pernikahan kita seminggu lagi ditunda saja dulu!" Aku menutupi wajahku, tetapi hatiku tetap tenang. Termasuk kali ini, dia telah menunda pernikahan kami delapan kali. Aku menunggunya dari usia 28 hingga awal 30-an, tetapi masih tidak mendapat jawaban. Jadi, kali ini aku mengemas barang-barangku dengan sangat tenang dan memilih untuk pergi. Sebenarnya, pernikahan ini juga tidak harus terjadi.
Baca
Tambahkan
Gila Karena Penyesalan

Gila Karena Penyesalan

Karena adik kembarku lemah sejak kecil, semua orang selalu memihak padanya. Hari itu badai salju menutup seluruh gunung, helikopter penyelamat hanya menyisakan satu kursi. Aku menggenggam hasil diagnosis kanker stadium akhir di tangan, bersiap untuk menyerahkan kesempatan hidup terakhir itu kepada adik kembarku. Namun, tiba-tiba dia memegangi kepala dan berteriak pusing. Dalam sekejap, seluruh keluargaku langsung mengerubunginya, lalu bersama-sama mendorongnya masuk ke kabin helikopter. Suamiku bahkan menepuk lenganku yang patah dan berkata pelan, “Sevy, kamu tunggu giliran berikutnya.” Putriku pun melempariku bola salju sambil berteriak, “Tante lebih butuh diselamatkan, kamu jangan rebut!” Sampai helikopter lepas landas, barulah aku melihat adikku dari balik jendela. Dia menjulurkan lidah ke arahku, dengan wajah penuh kemenangan. Jadi, dia sama sekali tidak pingsan. Setelah diselamatkan, hidupku hanya tersisa tiga hari lagi. Dalam tiga hari terakhir itu, aku memutuskan untuk memberikan semua milikku. Hanya demi mendapatkan sedikit cinta dari keluargaku.
Cerita Pendek · Romansa
13.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tunangan yang Termakan Tipu Daya Asistennya

Tunangan yang Termakan Tipu Daya Asistennya

Perang dingin memasuki hari ketiga, tunanganku sengaja menyetujui usulan asistennya untuk melakukan perjalanan keliling dengan mobil. Dia mengira aku akan cemburu dan berebut seperti biasanya. Namun siapa sangka, sebulan kemudian saat dia kembali, dia mendapati aku sudah berubah. Dia membantu asistennya merebut proyekku. Aku tidak lagi ngambek lalu mengundurkan diri, malah mondar-mandir sibuk membantu, lalu menuliskan proposal untuknya dengan rajin. Demi asisten itu mendapatkan bonus akhir tahun, dia menghancurkan desain yang sudah susah payah kuselesaikan. Aku pun tidak lagi berusaha membuktikan diri, melainkan malah menanggung semua kesalahan dan membiarkan dia menghukumku sesuka hati. Bahkan ketika dia hendak menaikkan jabatan asisten itu menjadi direktur utama perusahaan, aku tidak marah. Aku malah secara sukarela menyerahkan seluruh saham yang ada di tanganku, membiarkan tunanganku membaginya dengan bebas. Asisten itu merasa sangat puas. "Lihat, benar 'kan yang kubilang? Kak Penny itu tipe yang nggak bisa dilawan secara keras. Harus diperlakukan dengan sikap dingin, baru ada efeknya. Pasti karena beberapa hari kamu pergi, hasilnya langsung kelihatan. Dia takut kehilangan kamu, makanya sekarang jadi patuh begitu." Tunanganku percaya pada ucapan asisten itu sepenuhnya, bahkan memuji kepintaran asisten itu. Setelah itu, dia sengaja mencariku untuk menaikkan jabatan dan gajiku, bahkan untuk pertama kalinya berjanji akan memberiku sebuah pernikahan yang tak terlupakan. Namun, dia tampaknya lupa. Selama masa liburan itu, dia sudah menandatangani surat pengunduran diriku. Dan aku juga sudah putus dengannya. Sejak saat itu, kami memutuskan hubungan sepenuhnya, tanpa ada lagi keterkaitan apa pun.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
1213141516
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status