Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pacar Toxic

Pacar Toxic

"Terus, aku harus bagaimana?" "Kok, bagaimana? Ya putusin aja, apa susahnya, sih! Denger ya, Luk! Kamu bisa dipecat gara-gara masalah ini. Oke lah kamu bisa nyari kerjaan lain, di tempat baru, dengan orang baru yang tidak tahu menahu masalah ini. Tapi kalau kamu masih pacaran sama cowok "sakit" itu, kamu bakal terus dapat masalah. Percaya aku, deh. Dah, putusin aja! Mau sampai kapan kamu kayak gini? Pacar toxic dipelihara, mending dieempanin ke kandang buaya aja!" ucap Diani berapi-api, sementara aku hanya bisa menelan ludah. Persis anak kecil yang diomelin maknya, gegara telat pulang main. "Tapi aku takut, Di. Kalau aku putusin dia, takutnya dia nekat. Kan, kamu tahu sendiri dia seperti apa
102.2K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as atasan toxic
Read
+Library
TOXIC RELATIONSHIP

TOXIC RELATIONSHIP

Beberapa helai tisu terbuang, lalu dibiarkan mengotori lantai. "Malu aku, Uda. Malu! Sudah pekak telingaku mendengar gunjingan orang. Sampai kapan aku akan tersiksa dengan semua ini?" Shanum menghapus ingus untuk ke sekian kalinya. Matanya sudah bengkak, cuping hidungnya memerah karena menangis.
9.87.2K viewsCompletedAdded to Library 236 Times as atasan toxic
Read
+Library
Athanasia

Athanasia

Orang-orang yang menatap mereka kembali berjalan mengacuhkan dua insan tersebut. Napasnya memburu tak karuan seiring dengan isak tangis Athanasia. Tangisnya membuat Arsa mendongak ke atas menatap langit guna mencegah air mata yang hendak keluar. Entah kenapa tangis Athanasia membuatnya merasakan sakitnya yang begitu sesak. "Aku jahat sama kamu, Sa," cetusnya sembari tangannya memukul kepalanya.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as atasan toxic
Read
+Library
Ex Toxic

Ex Toxic

Ia berharap bisa menemukan kekuatan untuk menghadapi situasi ini dan menemukan jalan keluar dari masalah yang semakin rumit. Viona merasa seolah dunianya runtuh saat mendengar kata-kata yang begitu merendahkan dari teman kantornya. Hinaan itu menusuk hatinya seperti pisau tajam. Dia merasa marah dan kesal, tapi juga terluka oleh kata-kata pedas yang terus berlanjut.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as atasan toxic
Read
+Library
Pesona Atasanku

Pesona Atasanku

"Cepatlah susun, saya tidak suka orang yang gemar membuang-buang waktunya," Astaga! ini manusia benar-benar menyebalkan sekali, Batin Sia dan berusaha mengontrol ekspresi wajahnya agar tidak terlihat kesal. "Baik Pak," Sia memberikan senyuman palsu yang kesekian kalinya. "Berhenti lah tersenyum, kamu menyeramkan jika tersenyum," AKHHH!!! BOLEH CUBIT GINJALNYA GAK SIH??? Batin Sia meraung-raung karena kesal.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as atasan toxic
Read
+Library
Toxic Boss

Toxic Boss

Prolog - Toxic Boss Malam itu, di ruang kerja utama dalam gedung perkantoran bernama WE Corporation. Seorang wanita muda berusia 22 tahun sedang melampiaskan amarahnya. "Dasar pria berengsek, dasar menyebalkan, dasar iblis! Aku membencimu!"
1034.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as atasan toxic
Read
+Library
CEO ATASANKU ITU SUAMIKU

CEO ATASANKU ITU SUAMIKU

kata Anton berbisik di telinga Mahardika. "Sekuat raga dan tenaga saya, saya akan membahagiakan istri saja, Paman," jawab Mahardika meyakinkan sang paman. Anton sendiri langsung memeluk Mahardika dengan erat, seolah rasa penyesalan yang penuh kejanggalan Anton rasakan saat ini. .
2.3K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as atasan toxic
Read
+Library
ANOTHER TOXIC STORY

ANOTHER TOXIC STORY

tanya Eca. “Ridak begitu manis dan tidak begitu asin, Non.” Bi Ita menjawab sambil membantu mencuci perabot. “Pedas atau tidak?” tanya Eca lagi. “Pedas sedikit, Non. Dia akan sakit kalau makan yang terlalu pedas.” “Emmm,” Eca mengangguk. Dia memotong cabai, tomat, dan bumbu lainnya. “Nona sendiri? Suka yang pedas tidak?” tanya Bu Ita balik.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as atasan toxic
Read
+Library
Tersesat

Tersesat

Clurit itu diayunkan, Satyo menjerit ketakutan. "AAACKH!" Satyo memalingkan wajah, menghindari kilatan cluit, tapi Satyo salah. Laki-laki itu membabatkan cluritnya ke arah tali yang mengikat kaki dan tangannya. Kasar laki-laki itu mencengkeran krah baju Satyo, menariknya untuk berdiri, dsejajarkannya dengan dirinya. Lalu menatap tajam mata Satyo yang semakin ketakutan. Beberapa saat kemudian, kasar laki-laki itu menghempas tubuh Satyo.Satyo jatuh terjengkang.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as atasan toxic
Read
+Library
SUAMI TOXIC

SUAMI TOXIC

ujarku. “Ooh kamu cemburu sama Mira? Ha ha ha … bilang saja kalau kamu cemburu. Pakai ancam-ancam proses cerai segala,” Mas Dani tertawa terbahak-bahak. “Aku tidak mengancam, Mas. Tadi pagi aku sudah proses perceraiannya!” teriakku keras. Susah sekali bicara pada orang toxic macam mas Dani. Dadaku sampai turun naik menahan emosi.
1044.9K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as atasan toxic
Read
+Library
PREV
123

Frequently Asked Questions

Ada sesuatu yang menggelitik pikiran setiap kali orang mulai membahas hubungan toxic. Bukan sekadar tentang pertengkaran atau ketidakcocokan biasa, melainkan pola yang seolah terasa 'normal' padahal perlahan menggerogoti kesehatan mental. Ciri paling kentara? Perasaan terus-menerus berjalan di atas kulit telur—seperti harus memfilter setiap kata dan tindakan agar tidak memicu ledakan emosi pasangan. Mereka mungkin mengisolasi kamu dari teman atau keluarga dengan dalih 'kepedulian', atau menggunakan silent treatment sebagai senjata. Yang paling menyakitkan adalah cycle of abuse: setelah periode ketegangan, datang fase 'honeymoon' dimana mereka membanjiri perhatian dan permohonan maaf, membuat kamu bertahan lagi.

Dari pengamatan di berbagai forum relationship, korban seringkali tidak sadar terjebak karena terlalu fokus pada potensi baik pasangan. 'Dia bisa sangat manis saat mau,' atau 'Aku yang memicu amukannya.' Ini tanda klasik gaslighting—dimana kamu dibuat meragukan persepsi sendiri. Toxic relationship juga tidak selalu tentang kekerasan fisik; kontrol melalui finansial, merendahkan pencapaian, atau memaksa mengikuti standar ganda termasuk red flag besar. Menariknya, media seperti 'Gone Girl' atau 'Euphoria' menggambarkan dinamika ini dengan brutal sekaligus akurat, membuat kita refleksi: apakah cinta harus merasa seperti pertempuran?

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status