Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dosa Termanis dengan Calon Iparku

Dosa Termanis dengan Calon Iparku

"Bagaimana pun perbuatannya di masa lalu, dia tetaplah orangtua kita. Papi juga sedang berjuang, dan berusaha menebus kesalahannya sama kamu. Sebagai anak, gak seharusnya kita membenci orangtua seburuk apa pun sifat dan sikapnya. Jangan benci orangnya tapi bencilah sifatnya." "Elu gampang bisa ngomong begitu karena lu gak pernah ngerasain berada di posisi gue. Elu gak pernah ngerasain gimana rasanya diacuhin. Elu gak pernah ngerasain gimana rasanya diolok-olok anak haram sama temen sekolah. Elu juga gak pernah ngerasain gimana rasanya enggak dianggep." Kai memaparkan segalanya pada Arkana —apa yang menjadi penyebab dia begitu sangat membenci papinya.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai menghadapi orang tua toxic
Baca
+Pustaka
Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar

Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar

Dalam hal ini, aku salut padanya. Meli masih asyik dengan ponselnya, dan ia mulai risih dengan perdebatanku dengan Haykal. “Aduh, bisa diem sebentar gak sih? Ini aku lagi hapus-hapusin DM I*******m yang isinya toxic banget!” ujar Meli padaku dan Haykal. “Lagian kalian itu aneh, ya! Gitu aja kok diributin. Nih dengar, temen-temenku aja yang orangtuanya udah sepuh, mereka pada masukin orangtuanya ke panti jompo biar gak ribet! Ini kalian kok malah rebutan merawat orangtua,” lanjutnya sambil bersungut. “Astaghfirulloh, Meli ….” Aku hendak menegur Meli, namun Haykal memotong pembicaraanku.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai menghadapi orang tua toxic
Baca
+Pustaka
Membalas Kezoliman Mertua Toxic

Membalas Kezoliman Mertua Toxic

"Aku hanya sedih Aisha tak pernah mendapatkan kasih sayang dari ayahnya. Padahal, sewaktu aku liat di video tadi Mas Aryo nampak bahagia ketika tau bahwa wanita itu tengah hamil, bahkan ia mau mengantarkannya untuk periksa. Berbeda dengan Aisha, waktu aku masih hamil dulu gak pernah yang namanya USG untuk melihat kandungan." "Mel, udah jangan fikirin itu. Nih coba kamu renungkan apa yang aku bicarakan. Kalau kamu terus memaksakan rumah tangga dengan Aryo, itu akan berdampak juga pada Aisha, karena apa? Keluarga mereka pada toxic. Pasti semakin besar anak kamu bakal sadar dan mikir, dan itu akan berimbas pada mentalnya. Lepasin aja semuanya, untuk saat ini kamu harus fokus dengan kebahagiaan
1016.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai menghadapi orang tua toxic
Baca
+Pustaka
Aku Dikira Miskin, Padahal Kaya Bukan Main

Aku Dikira Miskin, Padahal Kaya Bukan Main

Tak kuhiraukan teriakan lelaki itu yang terus memanggil. “Dasar mertua tidak tahu terima kasih. Anaknya sudah enak tinggal di rumahku, apalagi beberapa tahun ini perusahaan dia yang mengelola " gertuku pelan. Aku tidak tahan lagi dengan segala perlakuannya. Mertua toxic seperti itu harus diberi pelajaran. Sekarang aku bukan Ayu yang selalu penurut, selama ini aku terlalu bodoh.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai menghadapi orang tua toxic
Baca
+Pustaka
TERPAKSA JADI PENGANTIN PENGGANTI IBUKU

TERPAKSA JADI PENGANTIN PENGGANTI IBUKU

Suara Kakek Zed tegas dan intonasinya kuat. “Buang segala prasangka antar keluarga! Aku sudah setengah mati menghimpun kalian di Healthy Light. Tapi mengapa kalian malah saling bersaing dan bermain intrik? Hentikan itu semua. Jauhi provokasi orang tua atau kerabat senior. Orang-orang itu hanya memanipulasi kalian, memperalat kalian.”
10107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai menghadapi orang tua toxic
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Rimbun Cahaya
Haloo teman-teman, nggak kerasa udah akhir Ramadhan. Cerita ini juga udah menjelang ending. Mohon maaf jika agak slow update berhubung mendekati hari raya. Setelahnya mudah-mudahan bisa lancar update lagi. Semoga kalian terus membersamai kisah ini... Love love sekebon buat kalian
Ghina1430 Munawarah
halo Thor boleh saran ga ...... maaf Thor ini crtanya sdh mau selsai ..sblum selsai tolong jgn lupa kisah nya Keyko sama erzhan Thor .semngt Thor .di tunggu up date nya Thor ..jgn lama2 ya Thor ... terimakasih
Baca Semua Ulasan
THE ODD EYE HAS FALLEN

THE ODD EYE HAS FALLEN

“Apa anak-anak muda zaman sekarang tak bisa bersikap lebih sopan kepada orang tua?” “Menjadi orang tua yang memiliki banyak pengalaman tak membuatmu jadi yang maha benar, Tuan. Kalian sama-sama tidak sengaja bertabrakan, dia sudah meminta maaf dan membantumu. Jika kau masih marah dan bersikap kasar, apa itu tidak membuatmu malu?”
9.84.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai menghadapi orang tua toxic
Baca
+Pustaka
Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Justru sebaliknya, pulang ke rumah orang tua berarti harus siap dengan segala ocehan, amarah, dan celoteh tidak berguna, bahkan omongan kasar yang konon katanya bernama nasihat orang tua yang ampuh dan benar. Nyatanya? Hanya satu dua hal yang pantas untuk ditertawakan, meski tangis menemani dalam pedih, sisanya pantas dibuang dan dilupakan. Tapi kembali lagi, bisakah orang tua mengerti itu? Jawabannya, tidak. Kaya atau bukan, tidak menjamin ketenangan dan kedamaian hidup, tidak menjamin kebahagiaan dan ketentraman hidup, dan tidak menjamin pikiran maju mengikuti zaman dengan kesenangan. Orang tua Rana tetaplah orang tua pada umumnya, menginginkan hal terbaik yang tak jarang memaksa bahkan me
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai menghadapi orang tua toxic
Baca
+Pustaka
ISTRI SARJANA SUAMI LULUSAN SD

ISTRI SARJANA SUAMI LULUSAN SD

Mama seketika menepuk pundakku. "Menghadapi orang seperti Bu Fatmah itu, tidak perlu dengan tenaga, apalagi kekerasan. Cukup buat mereka malu dengan sikap mereka sendiri," ucap Mama kemudian. Aku mengangguk, seraya tersenyum. Memang benar, kalau orang-orang seperti mereka itu dihadapi dengan emosi, maka tak akan pernah selesai. "Ayo kita pulang, Sayang," ucap Mama lagi.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 840 kali sebagai menghadapi orang tua toxic
Baca
+Pustaka
Ibu, CEO Tampan itu Ayahku!

Ibu, CEO Tampan itu Ayahku!

Lantas, dia berkata, "Kalian semua, dengarkan saranku, kita seharusnya bersama-sama menentang perusahaan milik ibunya Jingga. Perusahaan seperti ini lebih baik cepat bangkrut agar tidak mengeksploitasi konsumen dan bahkan merusak kulit kita. Jingga juga sebaiknya dipecat saja. Punya ibu seperti itu, dia juga pasti bukan anak baik." Para orang tua di sana menunjukkan ekspresi kesulitan. Mereka tidak tahu harus memihak pada siapa. Rayna terus menghasut, "Aku nggak mau anakku belajar dengan anak penipu karena khawatir akan membawa pengaruh buruk. Kalau sifatnya sudah buruk sejak kecil, sulit untuk memperbaikinya lagi di masa depan."
9.334.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai menghadapi orang tua toxic
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Duda Bucin

Terjerat Cinta Duda Bucin

"Kalau saja semudah apa yang kamu katakan, Nisya!" "Mudah saja jika kamu mau, karena selama ini aku lihatnya kamu pasrah saja menghadapi keluarga toxic-mu itu, lawan Sa jika memang itu perlu dilakukan. Jangan lemah apalagi takut sama ancaman-ancaman yang diberikan mereka selama ini, bego banget kalau kamu tetap diam. Sudah cukup mereka selama ini bersikap tidak adil terhadapmu." "Ck, tambah pusing aku denger omelan kamu."
1018.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai menghadapi orang tua toxic
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status