Ifat
Akan tetapi, Johan di seberang sana tidak bereaksi dengan humorku tadi.
“Fat..,”
“Ya?”
“Taluk Kuantan itu jauh kan, Fat?”
“Iya, jauh, sangat jauh.”
“Di kampung terpencil tepi hutan lagi. Semakin jauh ya, Fat?”
“Iya, betul, Jo.”
“Kenapa kamu tidak membeli tanah yang dekat-dekat Bandar Baru saja, Fat?”
“Yang di dekat kota sini tentu saja mahal, Jo.”
Hot Chapters