Istri Ke-4 Tuan Tanah
Untung tak sampai karena dia bangun saat mencium harum masakan rumah.
Prapto membuka mata, menyapu seluruh sisi untuk mencari apa yang bisa dijadikan pertanda, hingga di kejauhan dia melihat asap. “Apa itu?” Prapto berdiri, “Tak ada pemukiman di sini, sepertinya memang itu.” Terkekeh, Prapto sedikit banyak mengenal daerah yang dia tapaki. Ini adalah tanah kelahirannya dan beberapa tanah warisan orang tuanya, membuat Prapto sangat paham mana-mana saja yang menjadi pemukiman penduduk.