Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tawanan Tiga Tuan Muda

Tawanan Tiga Tuan Muda

Adrian, sang Tuan Muda Kedua, mengulas senyum kemenangan yang sangat tipis namun penuh kemenangan. ​"Kertas membungkus batu, dan batu menghancurkan gunting. Aku yang menang," ujar Adrian tenang sembari membetulkan letak kacamatanya. "Pekerjaanku di kampus bisa didelegasikan kepada asisten dosen untuk tiga hari kedepan. Kalian berdua, tetaplah di London dan pantau dari jauh."
9.532.9K viewsCompletedAdded to Library 724 Times as tuan tanah
Read
+Library
Tuan CEO Tak Lagi Mencintaiku

Tuan CEO Tak Lagi Mencintaiku

“Tuan Samuel menunggu Anda sepanjang malam, Nyonya. Beliau duduk di ruang makan ini sejak jam tujuh malam, menatap pintu, dan berharap Anda pulang. Kami beberapa kali menawarkan makanan, tapi beliau menolak. Hanya duduk dan menunggu.” Anne menutup mulutnya terkejut mendengar penuturan dari pelayan di sana. “Dia menunggu sampai jam berapa?” tanyanya dengan suara yang lemas. Pelayan itu menunduk sebelum menjawab, “Sampai jam sebelas malam. Setelah itu, beliau keluar rumah katanya ingin mencari Anda sendiri. “Beliau baru pulang sekitar jam dua pagi, Nyonya. Sangat lelah, tapi tetap memaksa untuk memeriksa setiap pesan dan panggilan di ponselnya, berharap ada kabar dari Anda.”
106.9K viewsCompletedAdded to Library 256 Times as tuan tanah
Read
+Library
Putra Langit Tak Tertandingi

Putra Langit Tak Tertandingi

“Baik, kakak. Tapi kalau ada orang jahat lagi, aku boleh bermain, kan?” “Boleh,” jawab Tian Yuan pelan, “asal kau tidak membuat bumi retak lagi.” Semua yang mendengar itu langsung menatap ke arah tanah, dan baru sadar bahwa retakan besar sepanjang puluhan meter membelah tanah di depan mereka. Itu bukan karena senjata, bukan pula karena serangan spiritual besar… tapi hanya akibat hantaman ringan dari seorang gadis kecil berusia tak lebih dari lima belas tahun.
9.310.1K viewsCompletedAdded to Library 311 Times as tuan tanah
Read
+Library
Legenda Siluman Ular Wei Lichun

Legenda Siluman Ular Wei Lichun

Pria itu adalah Tuan Tanah Zhao, salah satu penguasa tanah terbesar di wilayah barat kekaisaran sekaligus pilar finansial yang menyokong militer istana. Tuan Tanah Zhao mengangkat cawan perunggunya yang penuh dengan arak madu, berjalan ke tengah aula dengan langkah limbung akibat pengaruh alkohol, lalu membungkuk sedikit ke arah takhta.
253 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as tuan tanah
Read
+Library
Menikahi Tuan Tanah Misterius

Menikahi Tuan Tanah Misterius

Wajahnya ayu khas perempuan pedalaman dengan lesung pipit yang dalam setiap kali tersenyum. Meskipun hanya lulusan SD, Ratna adalah primadona di kampung. Ia sangat cekatan dalam bertani, pandai menganyam bambu, dan memiliki suara yang merdu saat menyanyikan lagu-lagu daerah. Analisisku, “Kelemahannya hanya di pendidikan, tapi fisik dan daya pikatnya luar biasa. Pria mana yang tidak melirik kalau melihat senyumnya?”
10930 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as tuan tanah
Read
+Library
Tuan Arrogan

Tuan Arrogan

Tubuhnya sedikit gemuk, dia tampak lebih muda dari umur sebenarnya. “selamat ulang tahun tuan!” ucap Nicko memberi selamat. “Terimakasih, berapa kali om bilang panggil om jangan tuan,” ucap Jack mengingatkan. “Maaf, om,” keduanya tertawa renyah. “Papamu kapan kembali ke Indonesia?” tanya tuan Jackson. “Dalam minggu ini,” jawab Nicko. “Sayang sekali,” gumam tuan Jackson.
8.74.8K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as tuan tanah
Read
+Library
Tawanan Hati Sang Raja

Tawanan Hati Sang Raja

Pelayan itu segera berdiri, Raylene melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh Leeza. Raylene kemudian mengangkat tangannya. "Yang Mulia, aku sedang menanam bunga ketika Yang Mulia Ratu datang ke taman tadi, jika aku benar-benar mendorongnya maka harusnya ada noda tanah di gaun yang dikenakan oleh Yang Mulia Ratu seperti noda tanah di gaun pelayan ini." Wajah Leeza langsung membeku. Dadanya kini mulai berdetak tidak enak. Bagaimana mungkin ia melewatkan hal seperti ini. Ia benar-benar tidak memperhatikan tangan Raylene.
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 376 Times as tuan tanah
Read
+Library
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

Kedua Dewa Tanah itu sebenarnya sudah mendidih melihat senyuman tersebut. "Kami bukan saudara kembar. Tapi kami memang satu keluarga dari Ras Dewa Tanah. Namaku Han So, dan saudaraku ini Han Zu. Kami dari keluarga Han. Meski tak terkenal di dunia Dewa kahyangan Utara, tapi kami cukup banyak memiliki peran penting bagi manusia. Jika tidak ada Dewa Tanah, manusia akan kesulitan," kata Dewa yang bernama Han So. Bara tersenyum sinis lalu dia pun tertawa terbahak-bahak membuat dua Dewa Tanah tersebut saling berpandangan.
1075.9K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as tuan tanah
Read
+Library
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

tanya Rajendra, sedikit tersenyum. "Iya, Yang Mulia. Biasanya kami menyebutnya begitu," jawab Tama. Lalu, Rajendra berdiri dan berjalan ke sebuah pohon besar yang mencolok. Dengan pedang biasa yang ia bawa—bukan pedang pusaka yang tersembunyi—ia menggores batang Pohon Mur. Getah merah kental perlahan menetes dari sayatan itu. "Ini pohon Tahiang," ucap Tama, kembali memberikan nama lokal.
9.857.9K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as tuan tanah
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status