Duda Tetangga
Gegas, Fariz berlari menuju teras.
"Ica!" serunya sambil berlari menuju teras.
Sesampainya di teras, ternyata tukang galon yang datang.
"Maman, Pak. Bukan Ica," jawab si tukang galon yang keheranan melihat wajah panik Fariz. Sambil menggedikan bahu, Maman si tukang galon pun lekas angkat kaki karena mendapati mata Fariz yang mendelik, kesal.