Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kisah Para Penggetar Langit

Kisah Para Penggetar Langit

Lebih tepatnya sebuah ‘perkampungan’ rumah. Di Tionggoan memang banyak tempat seperti ini. Biasanya, pemiliknya adalah bangsawan atau seorang yang sangat kaya, yang memiliki tanah yang luas. Diatas tanah itu berdirilah beberapa rumah yang masih merupakan rumahnya juga. Biasanya terdiri dari rumah utama yang besar, dihuni pemiliknya dan keluarga utama, lalu beberapa rumah kecil yang dihuni keluarga jauh, pelayan, pegawai, dan lain-lain. Dalam dialek Hokkien disebut ‘ceng’.
9.959.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tumpangan
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Aira
A Masterpiece. Sebuah Mahakarya. Kerinduan membaca kembali karya-karya Sang Master Khoo Ping Ho dan kisah 'Sang Nabi' Kahlil Gibran terobati dengan tuntas. gaya bahasa yang santun, runtut dan lugas, memberi nuansa khas membawa romansa masa silam.... cara penulisan yang dewasa ini jarang dijumpai.
Baca Semua Ulasan
ARINDA

ARINDA

Taraaa " Tuh, bener kann ada mangkok, ada piring juga noh, sekalian aja ambil garpu sama sendok nya. " " Kamu yakin gapapa rin??" " Gapapa udah, nanti kan dikembaliin juga " " Iya sih "
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai tumpangan
Baca
+Pustaka
Jiwa Lain di Raga Istri yang Tersakiti

Jiwa Lain di Raga Istri yang Tersakiti

tanyanya dengan logat daerah yang kental. Satpam yang mendengar ucapan wanita paruh baya dengan gincu merah menyala itu tersenyum geli dan menjawab, “Maaf Ibu. Ini namanya bukan rumah susun. Ini Apartemen namanya, Bu. Kalau Ibu belum bisa membedakan mana rumah susun dan Apartemen, cukup dari tulisan yang ada di bagian depan pintu masuknya aja.”
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai tumpangan
Baca
+Pustaka
Tetangga Masa Gitu

Tetangga Masa Gitu

Heri mengangguk paham “Jalan satu-satunya memang kalian pindah sementara dari rumah. Kenapa nggak ke rumah orang tua?” “Dewi tahu tempat itu.” “Lah terus apartemen siapa yang kamu pakai? Nuri atau Raka?” tanya Heri penasaran. “Raka, Dewi nggak tahu tempat itu dan disana untuk masuk harus menggunakan akses. Tidak semua orang bisa masuk, ditambah kalau mau masuk harus melewati security dan juga resepsepsionis.” “Kapan rencananya?” tanya Heri penasaran.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai tumpangan
Baca
+Pustaka
Vano Cool Senior

Vano Cool Senior

Bingung vano "Iya aku punya Abang tapi dia tinggal di Spanyol, tapi kalau itu Belum saat nya kamu tau Van" "Yaudah, aku tunggu sampai kamu siap untuk ngejelasin" "Makasih" "Makasih buat? "Makasih karna kamu mau ngertiin aku" "Udah seharusnya aku buat ngertiin kamu re, jadi nggak usah berterimakasih" jelas vano
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai tumpangan
Baca
+Pustaka
Suami Mudaku

Suami Mudaku

Belajar sopan pada yang lebih tua. “Besok saya jemput, Bu,” kata Papa. “Apa Nak Marwan tidak harus cepat kembali?” tanya Nenek ragu. “Mboten, Bu. Saya cuti,” jawab Papa. Mboten itu Bahasa Jawa artinya tidak. “Baiklah matur nuwun.” Terkadang Nenek memang mencampur bahasanya dengan Bahasa daerah Jawa Tengah. Itu artinya terima kasih.
9.712.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 491 kali sebagai tumpangan
Baca
+Pustaka
Duda Tetangga

Duda Tetangga

Gegas, Fariz berlari menuju teras. "Ica!" serunya sambil berlari menuju teras. Sesampainya di teras, ternyata tukang galon yang datang. "Maman, Pak. Bukan Ica," jawab si tukang galon yang keheranan melihat wajah panik Fariz. Sambil menggedikan bahu, Maman si tukang galon pun lekas angkat kaki karena mendapati mata Fariz yang mendelik, kesal.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai tumpangan
Baca
+Pustaka
Rumah Kakek

Rumah Kakek

tutur pak Darman yang menyapa kami sesaat akan meninggalkan rumah. Ia adalah tetangga yang rumahnya tepat bersebelahan dengan rumah kakek. Kedua rumah ini sama-sama di posisi yang menghadap ke jalan besar atau jalan utama. Jika dibayangkan, dua bangunan ini berada di persimpangan jalan yang berbentuk letter L. Kebanyakan orang menyebut rumah kakek dan pak Darman adalah rumah tusuk sate.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai tumpangan
Baca
+Pustaka
What the hell, Tetangga!

What the hell, Tetangga!

Oke, Jane memang tidak bisa bahasa Korea. Tapi setelah menonton lima judul drama. Selain kata; Debak, annyong, gomawo, sarangheyo. Jane juga tau kata; Sajangnim, bujangnim, depyonim. Dan tadi embak-embak pramu itu bicara bawa-bawa kata depyonim. Depyonim artinya bos atau owner gitukan?
9.9181.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai tumpangan
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Esteifa
Hallo teman-teman. Malem ini maaf sekali aku melakukan kesalahan kayak sebelumnya yaitu upload dua chapter yang sama dua kali. i'm sorry about that. ada eror. Jadi buat teman-teman, buka satu part aja ya, sayang koinnya. aku udah bilang editor buat segera hapus salah satu. thankyumida.... sorrymia...
LeeJaeWook13
cerita bagusss bangettt, gak banyak drama lebih ke slice of life, tapi tetap ada bumbu manisnyaa, konflik nya ringan tapi deep banget, suka bangettt intinya, btw aku masih belum rela mereka selesai huhu. Di tunggu next project nyaa. Fighting author
Baca Semua Ulasan
Tangisku

Tangisku

Aku pergi ke luar dan membayar paketku padahal memasak saja belum selesai tetapi aku harus mengurus pekerjaan yang lain dan terpaksa harus aku selesaikan pada hari itu karena orderan akan segera aku antar, aku membuka paket dan menunggu masakanku matang setelah masakan matang aku mematikan kompor dan menyiapkan barang yang akan aku antar sebelum mengantarkan barang aku sholat terlebih dahulu, aku pamit kepada ibuku dan pergi mengantarkan barang di rumah temanku bukan suatu hal yang enak dipikirkan aku harus menunggu beberapa jam sampai dia pulang, jam 14: 00 temanku baru pulang aku pikir setelah barang diterima dia juga memberikan uang yang pas tapi aku harus menunggu terlebih dahulu rasanya
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai tumpangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status