Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Janda Muda

Janda Muda

Tebak Bu Cindi "Astagfirullah, Ibu-ibu..." Sahut Bu Kokom yang baru saja bergabung pada gerombolan ibu-ibu tukang gosip itu yang sedang ngerumpi di tempat tukang sayur, tepat di samping rumah keluarga Aryo. "Gak baik mengunjing orang lain. Apa lagi mereka sedang kesusahan. Ini adalah cobaan untuk mereka. Cobaan untuk mereka agar lebih taat dan mendekatkan diri lagi pada Allah" nasihat Bu Kokom.
108.7K viewsOngoingAdded to Library 303 Times as tumpangan
Read
+Library
BUKAN MENANTU KAMPUNGAN

BUKAN MENANTU KAMPUNGAN

“Dek! Itu wajar! Karena kamu menumpang di rumah ini. Kamu sudah diberikan tempat tinggal yang layak di rumah ibu. Jadi setidaknya kamu harus berterima kasih kepada ibu!” “Apa? Numpang mas? Oh … aku memang menumpang, tapi aku menikahi putranya, tapi statusku bukan seorang istri, mas. Aku hanya sebagai pembantu berstatus istri di rumah mertua. Bahkan status pembantu lebih tinggi karena dibayar. Sedangkan aku? Digaji pun tidak mas!” Air mataku kembali turun. Sebegitu rendahkah posisi aku di mata keluarga ini?
9.3K viewsCompletedAdded to Library 326 Times as tumpangan
Read
+Library
Dimanjakan sang Majikan Tampan

Dimanjakan sang Majikan Tampan

seru Bu Hanum sambil mengusap pelan kepala anak lelaki yang tertidur pulas. Bu Hanum mengarahkan Cahya untuk melewati jalan setapak dari lempengan batu lebar di sisi samping. Kanan kiri tumbuhan taman yang menunjukkan dirawat dengan benar. "Di depan tadi, tempat tinggal Non Keira dan Bos.” Cahya mengekori sambil mengangguk setiap Bu Hanum menjelaskan sesuatu. "Ada pembantu, tukang kebun, dan satpam yang pulang pergi. Saya dan Mbak Cahya nanti tinggal di sini ini." Dia menunjuk dua pintu yang bersebelahan.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as tumpangan
Read
+Library
From Your Eyes Only

From Your Eyes Only

Tanya Ario “ Oh iya kontrakan mu di sana. Boleh..” Kata Julio mengangguk “ Okay, kebetulan aku harus isi token listrikku, kata ibu kontrakan, token listrikku uda habis, jadi bunyi-bunyi melulu kayak alarm rusak , menggangu para tetangga ku” “ Token Listrik? Apaan itu? Listrik di kontrakanmu emang pake token seperti mesin mainan di arcade-arcade, harus dimasukkan uang dulu baru bisa jalan?” Tanya Julio sambil mengeryitkan keningnya
106.8K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as tumpangan
Show Reviews (34)
Read
+Library
Kania Putri
kenapa sih harus kertas kepala kamu mam yakin dengan ini julio bahagia ya sih kamu khawatir kalo julio gak bisa hidup susah, denger mam kalo bukan karena kebaikan hati laras & bayu anakmu masih buta. jangan berpikir harta & kasta bisa menyelesaikan segalanya kamu perlu banyak belajar lagi arti hidup
sira_siti rahma
selalu di buat jatuh hati sama tulisan cinet, ceritanya selalu menyentuh dan selalu bikin penasaran sama kelanjutan ceritanya.sukses selalu buat cinet sukses buat karya karyanya .di tunggu kelanjutan ceritanya duh penasaran bgt sama kisah ini d awal awal aja aku udah d bikin nangis. I love you......️...️
Read All Reviews
Liani April
Halo teman2, Harusnya cerita ini tamat hari ini, tapi editorku meminta bukunya diperpanjang sampai Desember. Jadi, kuharap kalian masih mau menemani kisah Tavira dan Darian sampai tamat nanti. Siap2 kisahnya akan makin intens dan baper, so kutunggu komentarmu. Terima kasih banyak sudah membaca~
Aurora Aurora
praaahh bnget, istrinya di kasih bekasan dr si Jalang Delaney ..!!! dr awal ciuman pertamanya buat Sijalang aja bikin MALES BACANYA,!!! jangan² Darian pernah BERTUKER PELUH sama si Jalang Delaney,!! jadi tambah males gw,!! CEO tapi TOLOL, GA BISA TEGAS, GA PUNYA KEBERANIAN UTK LINDUNGIN ISTRINYA
Read All Reviews
Menantu Pengganti

Menantu Pengganti

"Sarapan sudah siap. Tuan Revan dan keluarga sudah menunggu di bawah." Tersentak. Keluarga? Dengan tergesa, mengganti pakaian—kemeja putih sederhana dan celana panjang hitam yang dibawa dari rumah. Belum sempat membawa banyak barang. Semuanya terjadi terlalu cepat. Begitu membuka pintu, seorang pelayan perempuan tersenyum ramah. "Selamat pagi, Nyonya. Saya Sumi, pelayan di rumah ini. Kalau Nyonya butuh apa-apa, tinggal panggil saya."
1.3K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as tumpangan
Read
+Library
Balada Asmara Biduan Dangdut

Balada Asmara Biduan Dangdut

Memang, belum ada perabotan apa-apa, tapi itu tidak masalah sebab sebentar lagi mobil angkut barang akan datang membawa barang belanjaan kami. Belum puas kami mengangumi perubahan rumah ini, tiba-tiba Bu Asih datang dengan membawa nasi tumpeng besar, lengkap dengan lauk-pauknya dan bendera Indonesia di atasnya. Di depan tumpeng terpampang sebuah nama: Selamat Datang Untuk Tak Usah Kau Risau Rumput Tetangga Masih Hijau. “Ya Allah, apalagi ini?” tanya Dewik lagi.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 394 Times as tumpangan
Show Reviews (13)
Read
+Library
Haras
Hallo semua, saya mulai aktif untuk melanjutkan cerita ini lagi ya. Mohon maaf kemarin sempat berhenti sebab ada kerjaan di luat. Tapi sekarang saya sedang dalam fase alih profesi untuk menjadi fulltime writer. Jadi mohon dukungan dari teman-teman semua. Terima kasih Semoga terhibur & sehat selalu.
liza sarah
cerita yg unik. gk tau kisah nyata ato gk, tp ngalir alami gt jln ceritanya. gk bnyk2 drama buatan buat seru cerita. sukaaaaak.... lucu, seger ceritanya. pesan moralnya jg dpt. ya ampuuuun setelah tamat ceritanya br berasa kehilangan. keren lah, gk bosen bacanya.
Read All Reviews
Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Fix no debat. Tok tok tok. "Permisi." Orang yang sedang jadi topik pembicaraan datang. Dia membawa setumpuk handuk dan selimut di tangannya. "Nyonya, ini handuk dan selimutnya sudah saya laundry, mau ditaruh di mana?" tanyanya ramah. Tak lupa, dia juga mengangguk hormat dan melempar senyuman lebar padaku. "Oh ya, taruh di lemari saja Na, kamu laundry di tempat yang kemarin 'kan? Yang biasa langganan kamu itu."
1026.6K viewsCompletedAdded to Library 932 Times as tumpangan
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status