Dimanja Tiga Majikan Cantik
tanya Shella, saat mobil mulai melambat di depan sebuah gang.
"Bukan, yang di ujung sana, yang dindingnya masih pakai bambu," jawabku, dengan perasaan yang mulai tidak enak.
Bangunan semi permanen berdinding anyaman bambu itu, rupanya sudah dikuasai sepihak, oleh sang paman atau Pakde. Aku tertegun sejenak, melihat kondisi teras rumah yang kotor, dipenuhi oleh tumpukan karung-karung pupuk yang berbau menyengat.