Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terikat Kontrak Dengan Mafia : Pengantin Gendut

Terikat Kontrak Dengan Mafia : Pengantin Gendut

"Lulu." "Apa?" "Maafkan aku." Lucia tidak menjawab. Dia masih berlutut di depan toilet, masih pucat, masih lemah. Tapi di sudut bibirnya, ada senyum tipis. "Ini bukan salahmu, Ale. Ini hormon." "Kamu yakin?" "Aku yakin."
107.2K viewsOngoingAdded to Library 271 Times as typo lucu
Read
+Library
Dibeli Mantan Ayah Mertua yang Hot

Dibeli Mantan Ayah Mertua yang Hot

“Lucu kan?” Lusi memegangi perutnya. “Pak… itu lucu bukan karena lucu… tapi karena… itu… bener-bener jokes bapak-bapak banget!” “Ya kan aku bapak-bapak.” “Tapi Bapak keliatan kayak anak kuliahan hari ini…” Aron langsung melirik dirinya sendiri. “Hmm. Jadi sebenernya aku lucu atau cakep?” Lusi tersedak air liur sendiri. “Pak! Jangan nanya gitu ih…”
105.8K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as typo lucu
Read
+Library
Dosa Terindah Bersama Sang Primadona

Dosa Terindah Bersama Sang Primadona

jelas Rookie mencoba se-spesifik mungkin. “Lalu kenapa ekspresimu seperti itu? aku tahu kau nyaris tertawa tadi.” Lucy masih belum sepenuhnya membuang nada sinis dari suaranya. “Karena kau lucu, Lucy,” jawab Rookie dengan jujur. Lucy mendelik pada Rookie. Delikan yang membuat lelaki itu langsung mundur selangkah. “Memangnya kau pikir aku sedang melucu?” “Tentu saja tidak, bukan begitu, Lucy,” sergah Rookie. “Kau perempuan yang paling menggemaskan yang pernah aku kenal.”
94.7K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as typo lucu
Read
+Library
Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa

Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa

“Hanya komentar tak kompeten.” “Lebih banyak gosip atau faktanya?” “Seperti apa diri mereka, sama seperti yang mereka katakan. Kau tahu aku tidak serendah dan semurah itu.” “Kau seperti yang terlihat.” Lagi-lagi aku melihat tatapan Lucien turun ke dadaku. “Dan bagaimana kau bisa tertipu oleh seekor tikus got?” “Aku melakukan kesalahan dan jatuh di got. Hanya perlu membersihkan diri.”
103.7K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as typo lucu
Read
+Library
Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

“Senyum menjijikkan di wajahmu itu adalah buktinya!” Pria itu tertawa lepas, suaranya bergema di antara pohon-pohon bambu, seolah-olah hutan bambu itu sendiri ikut dalam tawanya. "Ah, Luci," katanya, senyumnya melebar, "sudah berabad-abad kita saling mengenal, dan kau selalu dapat melihat topengku." Suaranya mengalun, penuh dengan nada gurau yang menyiratkan pertemanan dan persaingan yang telah terjalin selama jutaan tahun lamanya. Luci mengerutkan kening, suaranya meneteskan rasa tidak puas yang mendalam. "Jadi, berhasilkah kau mengecoh Pak Tua itu, Loki?" tanyanya, nada suaranya seakan memotong udara.
1043.1K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as typo lucu
Read
+Library
Kontrak Cinta Seribu Hari

Kontrak Cinta Seribu Hari

Sedangkan Lucio mengendurkan dasinya yang terasa mencekik lehernya. “Lalu apa yang kamu sukai dari dia?” Delicia tersenyum mengejek Lucio. “Karena dia lucu, dia manis dan dia im.. “ “Im? Im apa?” “Image dia baik.” Delicia membatalkan mengatakan imut pada Lucio. “Oh begitu. Jadi ada lelaki yang lebih baik dariku rupanya.” “Ya begitulah, maka dari itu. Sebaiknya kamu jangan menggodaku lagi.”
105.6K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as typo lucu
Read
+Library
LULUH JIWA MAFIA & BABY

LULUH JIWA MAFIA & BABY

Albert : Apa anda sudah punya rencana lain bos? Anggoro : Kamu juga Albert ambilah gelas kamu, mari kita minum. Albert : "Dengan muka kebingungan menoleh ke Roy". Anggoro : Apa sampai sini kalian tidak paham? Seluruh Anggota : "menggelengkan kepala". Anggoro : Memang bodoh kalian semua. Seluruh Anggota : Kami minta maaf bos.
865 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as typo lucu
Read
+Library
Who Am I: Past Lives

Who Am I: Past Lives

Sinyal bahaya dari otaknya pun sudah mereda sekarang. Lucy membuka matanya mendongak ke wajah Rino. Rasa takutnya sudah mereda. Rino yang sadar bahwa sedang diperhatikan itu mulai dibuat bingung dan salah tingkah. “Apa?” ujarnya mencoba tampak setenang mungkin. “Kau tampan dari sudut ini,” puji Lucy dengan ketenangan yang alami, “ya, aku tahu kau tampan setiap harinya. Tapi, sudut ini lebih baik.”
2.8K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as typo lucu
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status