Yuk, Nikah!
Lalu, terdengar sedikit ocehan Cing Romlah, mengatakan kalau Vivi masih sakit dan menegur agar Vivi jangan jingkrak-jingkrak di kasur rumah sakit.
Aku mengulum senyum, membayangkan Vivi sedang melompat-lompat sambil telefonan.
“Iya, iya ....” Vivi terdengar ketus tapi dari jarak agak jauh, “Bang, Vivi tutup dulu, ya. Encing bawel, nih.”
“Iya, Vi. Istirahat, gih, biar cepet sembuh.”
“Siapp Bos!”
“Assalamualaikum, Vi.”