Putra Langit Tak Tertandingi
“Hebat… anak muda. Kesucian dan kemurnian energimu melebihi ekspektasiku. Ujian ketiga telah kau lalui dengan sempurna. Namun ingat, ujian selanjutnya akan jauh lebih berat. Kau akan diuji bukan hanya oleh energi, tapi juga oleh kesabaran, pengendalian diri, dan ketahanan jiwamu.”
Tian Fan menunduk singkat, napasnya stabil, namun ia merasakan sedikit goyah di dalam tubuhnya. Ujian ketiga telah menguras energi dan konsentrasi, dan ini memberikan pemahaman bahwa Tujuh Palu Penempaan Jiwa bukanlah ujian sembarangan. Ia tahu, tantangan sebenarnya baru akan dimulai di ujian keempat, dan setiap palu berikutnya akan semakin menekan dirinya, mendorong batas kesadaran dan kekuatannya.
Hot Chapters