Menyerah
Mirna tak berhenti memohon, dia berharap bisa meluluhkan hati sepupunya itu.
Mira tertawa terbahak-bahak, hati yang sudah dikuasai iblis itu tak tersentuh sama sekali. "Kamu mau tahu salahmu apa? Kamu terlalu sempurna, cantik, berprestasi, dan membanggakan. Mbah Uti tak pernah berhenti memujimu, keluarga besar kita selalu menyanjungmu. Dan yang paling menyakitkan, semua laki-laki yang kusuka naksir kamu! Jadi, kamu pantas dinodai, biar kamu hina dan tak berharga." Mira mendorong kasar kepala Mirna hingga terantuk pohon. Melihat Mirna meringis kesakitan dia tersenyum puas.
Bab Populer