Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ajari Aku Salat

Ajari Aku Salat

“Apa? Jahat banget sih, dasar unta mesir!” “Hahaha, apa? Unta mesir? Hahaha, kau pantas di panggil begitu.” Raka mentertawakan Fatih karena dipanggil unta mesir. Diva dan Zio tos untuk sebuiatn yang disematkan pada Fatih. Sedangkan Fatih sendiri hanya mencibik saja. “Sudah habiskan, awas tidak habis! Aku kutuk kamu jadi patung pancoran!”
1033.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 733 kali sebagai ukhti akhi
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Umi Tsumma Ummi Ummi Tsumma ummil haddi akhiri yaumfa' umri Habbi min awwil haya tiwhammuhammmi Illi kattar khoir hadab Khoir hafi dammi wa'aishfi Ummi Tsumma ummi hadadi akhir yaumfa'umri Habbi min awwil haya tiwhammuhammi Illi kattar khoirhadab Khoir hafi dammi wa'aishfi A'millaha timtsal Illi thibbit qolbaha fuqil hayal
9.4121.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai ukhti akhi
Baca
+Pustaka
Tergoda Teman Papa

Tergoda Teman Papa

“Aku kangen.” ***
1034.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai ukhti akhi
Baca
+Pustaka
Aksara

Aksara

Desis Aksara begitu memancarkan aura amarahnya yang bisa meledak kapan saja. "Boleh, asal gue main sama dia dulu" BRUGH! BUGH! "Jaga omongan lo, bajingan!"
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai ukhti akhi
Baca
+Pustaka
Salahkah Aku Mencintaimu

Salahkah Aku Mencintaimu

kata Arjun. "Ough ... ough ... ough!" aku muntah. "Zhee, kamu sakit? Ada apa denganmu?" Arjun panik. "Nggak apa-apa, Arjun," sahutku. "Apa kamu hamil? tanya Arjun penasaran. "Hamil?" ucapku memastikan. "Iya hamil?" Arjun mengulangi. "Ya nggaklah," sahutku tegas.
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai ukhti akhi
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

Puti Tan menghampiri Kuranji sambil bertepuk tangan. “Hebat! Kuranji yang sekarang … sangat berbeda dengan Kuranji lima tahun yang lalu.” Senyum lebar menggantikan bias ketakutan yang sempat menghiasi wajah cantik Puti Tan. “Eh, Kuranji … apa nama jurus yang kamu pakai untuk mengusir bajingan itu?” tanya Puti Tan seraya menyikut lengan Kuranji. “Meteor Menghantam Bumi.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai ukhti akhi
Baca
+Pustaka
Aksa!

Aksa!

ucap Aksa. Aksa langsung menerjang semua musuh yang ada di hadapannya. Ia mendorong tubuh musuh, sampai tubuh itu mengenai musuh yang lain. Ia menarik kepala musuh ke arah lututnya, lalu ia angkat lututnya, hingga bersentuhan dengan kepala musuhnya itu. "Gua harus kembali ke sisi Pitaloka. Jadi, JANGAN HALANGI GUA!" teriak Aksa dengan keras sambil menghantam wajah musuhnya.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai ukhti akhi
Baca
+Pustaka
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Sebuah laptop terbuka sedang ditatapnya. Riang penasaran dengan apa yang dilakukan Khair di sana. “Assalamualaikum, Akhi.” Sapa Riang dibalas salam Khair tanpa ekspresi. “Akhi, lagi apa?” Riang menelengkan kepalanya mencari tahu apa yang sedang dilakukan Khair lewat layar laptopnya. “Stop sebut Akhi!” Khair mendelik. “Dan, enggak usah dekat-dekat kayak gini! Kita bukan muhrim.”
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai ukhti akhi
Tampilkan Ulasan (85)
Baca
+Pustaka
Eneng Susanti
Siapapun yang membaca cerita ini, tolong berikan tanda dengan komen atau ulasan. Walau hanya sepatah dua patah kata, itu sangat berarti bagi penulisnya 🥲 Terima kasih buat semua yang sudah memberikan ulasan ...
Agatha Orchidas
ternyata cerita ini manis kak... ... aku suka alurnya, aku gak paham ttg bahasa yg bagus baik dan benar itu seperti apa... sejauh ini bagiku bahasa hanya penghantar penyampaian kata... intinya aku suka... ... semangat terus kak... lanjut ya... ...
Baca Semua Ulasan
Pak Jagat! Cintai Aku!

Pak Jagat! Cintai Aku!

Intinya kata-kata dan action itu punya porsinya masing-masing. Napas Sekar terengah karena begitu menggebu saat memberikan semua penjelasan itu pada Jagat. Namun pria itu kini justru sedang tersenyum dengan manisnya yang membuat Sekar semakin kesal karena mengira sedang diledek oleh Jagat. "I hate you, Mas." Ucapnya dengan kesal lalu berbalik dan melangkah ke arah pintu. "I love you, Sekar. I love you. I really do."
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai ukhti akhi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status