Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Panas Bos Suamiku

Sentuhan Panas Bos Suamiku

Rania mengernyit mendapati stand banner yang ada fotonya sebagai perwakilan restoran mendadak tidak ada. Biasanya ada beberapa banner di dekat restoran, salah satunya adalah foto dirinya yang mempromosikan jajan lokal. "Mengapa bannernya tidak ada? Kemarin masih ada. Apa sudah waktunya ganti banner?" gumam Rania yang memutuskan tidak ambil pusing dan melanjutkan langkahnya. "Selamat pagi semua!" sapa Rania begitu ia masuk ke dapur, surga baginya.
9.9246.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai ukuran banner berdiri
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

begitu tulisan di banner tersebut. "Butet, kau jadi bintang iklan," kataku saat kami keluar dari gedung sekolah tersebut. "Wah, musti minta royalti ini, mereka pasang ini tidak minta izin dulu," kata Butet. Ini memang sepertinya berlebihan, baru hari ini minta persetujuan kami, tapi sudah ada bannernya. tadi saat kamu masuk, banner itu belum ada. Berarti sudah dipersiapkan oleh sekolah itu.
9.8582.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.2K kali sebagai ukuran banner berdiri
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Karma Pedas Sang Mantan

Karma Pedas Sang Mantan

“Ya nggak. Kamu aja yang kegeeran.” Dira nyaris protes, tapi mulutnya tertutup lagi saat Adrian menambahkan, “Aku butuh orang buat benerin branding. Logo, banner, desain, semuanya. Kayaknya usahaku perlu dibenerin biar bisa maju.” “Oh.” Dira mengangguk-angguk. “Ya, bisa sih. Kirim brief-nya aja nanti.” “Makanya, kasih nomormu dulu.”
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai ukuran banner berdiri
Baca
+Pustaka
Pendekar Naga Kembar

Pendekar Naga Kembar

Nae dan Zunying yang bekerja sama langsung pergi membuat banner yang sangat besar, Banner yang sangat besar yang sudah jadi segera di tempelkannya ke markas pusat. Markas pusat yang berada di tengah kota membuat hampir semua orang bisa melihatnya, mereka merasa gambar itu tidak asing dan saat mengingat kembali mereka semua baru ingat kalau foto orang yang ada di Banner adalah orang aneh yang membantu mereka dua tahun lalu melawan para monster.
1031.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai ukuran banner berdiri
Baca
+Pustaka
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

"Semua orang mau masuk. Banner placement, homepage integration, bahkan merchandise crossover." Dimas balik-balik dokumen. Beberapa nawarin bayar iklan langsung. Yang lain mau kepemilikan ruang iklan lima tahun ke depan. Ini bukan cuma uang. Ini perusahaan besar lagi coba ambil pijakan di masa depan. "Berapa pendapatan yang kita omongin?" tanya Dimas, mata gerak cepet.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai ukuran banner berdiri
Baca
+Pustaka
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

Kantor begitu tenang dengan kekhusyukan para karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan dan ia sudah siap dengan war mode. Begitu pintu lift terbuka, suara notifikasi Slack, email vendor, dan obrolan ringan dari Rania dan Dipo langsung menyambut. “Rel! Vendor booth LED udah confirm, tapi mereka minta logo kamu digedein lagi. Katanya… kurang centil,” lapor Rania sambil menyeret kursinya ke meja Aurelie. “Logo startup itu bukan iklan lip gloss, Ran,” balas Aurelie tanpa menoleh, mengetik cepat. “Tapi kasih versi yang warna peach muda, itu lebih eye-catching.”
1040.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai ukuran banner berdiri
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

“Itu cuma iklan kampanye brand. Biasa aja.” “Biasa aja? Mukanya ada di lima banner berurutan, plus di pintu masuk lobby. Kalau itu ‘biasa’, aku penasaran ‘luar biasa’-nya kayak gimana.” Nada Andini terdengar setengah menggoda, setengah nyinyir. Perasaannya campur aduk. Pokoknya, dadanya terasa panas terbakar. Dewa menahan tawa. “Kamu cemburu?”
1052.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai ukuran banner berdiri
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Piemar
Halo, My Lovely Goodreaders, selamat datang di kisah Andini & Dewa ya.. semoga terhibur dengan ceritanya. Kali ini ceritanya tidak melulu tegang, emosional tapi ada humor yang bikin cerita makin seru.
Baca Semua Ulasan
NAWAITU: Niat Awal Menuju Ridho Ilahi

NAWAITU: Niat Awal Menuju Ridho Ilahi

Hatinya tidak begitu peduli tentang tujuan perjalanan ini, ia lebih memilih berada di kamar sendiri, terbenam dalam dunia laptop dan ponselnya, daripada berkeliling ke tempat yang tidak ia kenal. Keluarga kecil itu melanjutkan perjalanan mereka. Setelah sekitar 30 menit berkendara, mereka tiba di sebuah tempat yang dikelilingi oleh pemandangan yang tenang. Di depan, sebuah gapura besar menjulang tinggi, dengan sebuah banner yang menggantung di atasnya. Tulisan di banner itu tampak menyejukkan, dengan kaligrafi yang indah. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai ukuran banner berdiri
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

Apakah akan muat atau tidak urusan belakangan, yang penting dia memilih ukuran paling besar agar muat pada bik Sri. Setelah memberikan pada pelayanan, Adit melanjutkan langkahnya, lalu berhenti pada etalase yang memajang beberapa lingerie dan pakaian tidur yang begitu seksi. Dia segera memanggil pelayan yang dengan sigap langsung menghampirinya. "Iya pak ada yang bisa saya bantu." "Saya mau yang ini dengan warna yang sama, dan satu lagi warna biru kalau ada. Untuk ukuran saya mau ukuran XXL 2, dan satu XL. Apa ada?"
1021.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai ukuran banner berdiri
Baca
+Pustaka
Anak Selingkuhan itu....

Anak Selingkuhan itu....

jawab arif " kalau butik ga terlalu besar di sini lebih cocok suasana lebih mendukung bro. paling di atas buat office sama jahit nya. di bawah buat display sama ukur ukur gitu." " di lepas berapa?" tanya arif " 20M nego bro... kalau ukuran sih lebih luas ini. udah gitu ada di area segitiga emas. dan kawasan elit jadul." ujar deril "kamu lebih sreg yang mana?" tanya arif ke sang istri " tapi.mahal.banget mas..." lirih ida " ya nama nya di jakarta yang, mana ada yang murah." jawab arif
764 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai ukuran banner berdiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status