LORO
Sabio, melangkah meninggalkan ruangan Arum lalu menutup pintu di belakangnya, meninggalkan dua pria yang duduk bersama gadis kecil kesayangan mereka yang wajahnya tak terlihat ketakutan lagi.
Pria yang begitu pandai memainkan mimik wajah dan perasaan orang itu, menoleh pada wanita yang diam berdiri bersandar tembok warna putih gading yang tak terkejut melihatnya, melihat sang kakak yang senyumnya jadi merekah.
"Good morning, My dear little sister," ucap Sabio menyapa Sabrina yang masih tak percaya dengan apa yang didengarnya dari dalam ruangan Arum.
Hot Chapters