Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ternyata Kamu Tempat Pulang

Mereka menonton ulang video wawancara di Strasbourg: suara seorang penyintas yang berkata pelan, “Kenangan itu tidak pergi. Kita hanya belajar memegangnya dengan cara berbeda.” Kalimat itu memantul lama di kepala Kirana. Ia menulisnya di sticky note, menempelkannya di dinding dekat meja. Tangannya gemetar sedikit, tapi ia merasakan sesuatu yang bergerak—bukan hilangnya duka, melainkan bentuknya yang bergeser dari gelombang ke ombak kecil yang bisa ia tunggu surut.
885 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai unforgettable artinya
Baca
+Pustaka
Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Air matanya jatuh, tapi bukan karena sedih. Hari itu, ia membuka galeri baru. Dan di ruangan utama tergantung lukisan terakhirnya: “Bayangan yang Tak Pernah Pergi.” Di sudutnya, ada tiga tanda tangan. Salah satunya milik Kenzo, yang ia simpan dan tempelkan kembali dengan tangan sendiri. — Tamat, tapi kenangan terus hidup.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai unforgettable artinya
Baca
+Pustaka
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

Clara bersiul. "Apaan tuh D and D?" tanya Tia penasaran. "Dark and dangerous." Clara membuat gestur seksi dengan suara yang mendesah manja. "Gile lo pada," omel Tia kesal. Desy menyikut Clara. "Kalau tukang bangunan semuanya kayak begini, gue rela rumah gue dibongkar tiap hari dah." Clara menahan tawa. "Sayangnya ganteng-ganteng gini kok namanya Karta sih? Pakai ditambang mamang lagi. Nggak cocok bet ah nama ama penampakan." Desy protes.
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai unforgettable artinya
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ia menunggu. Menunggu apakah Lena, Kai, Kapten Arya, dan Ustadz Faris akan menerima bahwa dunia tidak hanya dibentuk oleh kalimat-kalimat yang rapi. Tapi juga oleh mereka yang memilih untuk menulis meski belum tahu maknanya. “Kalimat yang tidak bisa dihapus,” Ustadz Faris berbisik, “bukan karena kekuatan. Tapi karena ia adalah bagian dari niat manusia. Dan niat... tidak pernah bisa dimusnahkan.”
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai unforgettable artinya
Baca
+Pustaka
Ranjang yang Bukan Milikku

Ranjang yang Bukan Milikku

Ia berdiri di depan salah satu lukisan, sebuah karya abstrak yang memadukan warna gelap dan terang, seolah menggambarkan perjuangan melawan bayang-bayang masa lalu. “Seni adalah cara mereka berbicara tanpa harus menggunakan kata-kata,” ujar Alea dengan nada lembut kepada seorang wanita yang tampak terinspirasi. “Proses ini memberi mereka ruang untuk merasakan dan menyembuhkan, tanpa merasa dihakimi.” Wanita itu mengangguk, matanya berkaca-kaca. “Ini luar biasa. Saya bisa merasakan emosinya hanya dengan melihat warna-warna ini.”
98.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai unforgettable artinya
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

"Itu terdengar seperti sebuah sandiwara di telingaku. Apa bedanya jika kau merasa teristimewa kan, lantas tak ada ilmu menghargai sedikitpun darimu untuk orang lain, lebih tepatnya manusia yang dekat denganmu." "Hidup ini seperti film yang kau sukai, Cunnul. Tidak semua adegan selalu harus membuat penonton mengerti. Di setiap air mata dan tawa yang dijalani pemeran, kita selalu berusaha untuk memahami pesan yang disampaikan. Pesan itu tak mesti terucap utuh, ia tersimpan dalam manisnya bacaan yang butuh hati nurani. Tidakkah kau tahu akan hal itu? Atau mungkin, kau berpura-pura tidak tahu dan memang tidak ingin mengingat apapun. Termasuk, kejadian di ruang operasi itu." "Cunnul, cukup! Tidak
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai unforgettable artinya
Baca
+Pustaka
SALQUEEN

SALQUEEN

Aku tidak mengerti Trimakasih Karnamu aku belajar Apa itu arti mencintai dengan tulus Darimu aku belajar Apa itu arti perjuangan yang sesungguhnya Kamu telah mengajarkanku arti sayang yang sebenarnya Dan sebabmu aku memiliki alasan untuk bertahan Dan ketika aku sudah lelah Aku bersedia untuk mundur Pergi dari kehidupanmu selamanya Dan tidak akan kembali lagi Pada hati yang dipaksa untuk membenci Tapi mengapa Dari tatapanmu Ada hal yang ingin kamu halangi Dari caramu Ada sesuatu yang ingin kamu sampaikan Dari sikapmu Seakan tidak ingin adanya kata perpisahan Tapi apa yang bisa aku lakukan? Caraku dengan ketulusan saja tidak mampu membuatmu seperti dulu lagi
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 423 kali sebagai unforgettable artinya
Baca
+Pustaka
Yang tak terlupakan

Yang tak terlupakan

Waktu pun terus berjalan seiring hembusan angin, detik demi detik berlalu namun tetap saja rasa sakit dan rasa kecewa belum sedikit pun hilang bahkan luntur saja tidak . Manda masih harus menutupi luka nya dengan sebuah senyuman di setiap hari nya . Sejenak Manda bisa melupa kan Wahyu namun ketika Manda sedang seorang diri Manda pun kadang terlintas ingatan kenangan tentang Wahyu hadir .
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai unforgettable artinya
Baca
+Pustaka
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Namun justru karena ketidaksempurnaan itu, setiap karya terasa jujur. Rani berhenti di depan satu lukisan: sesosok perempuan berdiri di tepi pantai, menatap laut, tapi wajahnya kabur oleh cahaya. Di bawahnya tertulis: > “Dia tidak menunggu siapa pun, tapi tetap berdiri di sana — karena laut tak selalu tentang menunggu.” Rani tersenyum kecil. “Lucu ya, kadang yang paling hilang justru yang paling kita pahami.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai unforgettable artinya
Baca
+Pustaka
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Safa menjelaskan,”Baper itu adalah singkatan, yang arti panjangnya adalah bawa perasaan, manusia-manusia yang mudah tersinggung atau tertarik dengan apa yang baru dilihat atau di dengarnya! “Oh, begitu! Lalu kenapa alat ini tidak bisa menerjemahkan? Apakah belum update pada keluaran bahasa terbaru?” Nai melepas alat penerjemah dari telinganya sejenak. Pada saat itulah Safa berkata, “Kamu lucu sekali, Nai, menggemaskan seperti artis Korea!” “Hai, kau berbicara apa barusan, Safa? Bahasamu aneh sekali, namun sepertinya kau menyebut namaku. Bisakah kau mengulanginya sekali lagi?”
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai unforgettable artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status