Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Remorse

Remorse

Pratama Kalo suka bilang aja jangan cuma love foto doang Nadya terdiam membaca pesan terbaru. Setelahnya ia buru-buru mengklik akun tersebut untuk melihat postingan yang tadi ia tatap berulang-ulang. “Aaa gila!” Matanya membola seketika. Ternyata benar, tanpa sadar tangannya menyentuh tombol suka dipojok kiri bawah. “Ketauan deh kalo aku lagi kepoin,” gumamnya dengan tangan yang mengembalikan fitur minigram kelayar utama.
103.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 126 Beses bilang unremarkable
Read
+Library
Unexpected Surprise

Unexpected Surprise

Lagi-lagi ia ketinggalan satu langkah! "Alpha... Kok bengong?" tanya Hoshi, dia mendapati cowok itu tengah diam sambil menatap Aren. Aneh. Sontak hal itu membuat semuanya menjadi menatap Alpha yang menyengir, malu. "Matanya Bagus, manik mata yang langka." ucapnya kemudian. "Oiya, kami belum pernah lihat matamu lho. Kamu belum memperlihatkannya pada kami. Ayolah," pinta Ankaa sambil meraih pony cowok itu yang langsung menepisnya kasar.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 123 Beses bilang unremarkable
Read
+Library
UNPLACED

UNPLACED

“Belum, Teh. Nanti akan ada karantina terus preliminary buat menjaring siapa-siapa yang masuk 10 besar. Nanti diumumkan di panggung. Selebihnya unplaced, deh.” “Unplaced?” Vika tidak benar-benar bertanya, tetapi ingin memastikan saja. Pasalnya, jika diartikan secara harafiah, kata itu berarti tidak ada tempatnya. “Ya, artinya mereka nggak kepilih. Cuma tepuk tangan doang di belakang.” Nah, berarti artinya sesuai yang seperti Vika pikirkan. “Kalau mau menang, harus apa atuh?”
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 86 Beses bilang unremarkable
Read
+Library
Suamiku yang Tak Normal

Suamiku yang Tak Normal

“Lo tuh kenapa sih Dit? Gampang banget ngecap orang seenaknya! Ucup itu udah nolongin gue, tapi lo malah nuduh yang enggak-enggak!” “Aku enggak nuduh, Charlotte. Aku cuma bilang , kalau Ucup itu bukan orang yang tepat buat dijadiin ojek abonemen. Aku enggak percaya sama dia. Aku enggak nyaman.” “Enggak nyaman?! Dia nganterin gue pulang dengan sopan, gak kurang ajar, gak minta apa-apa! Terus lo malah marah-marah seakan-akan gue nyari masalah!”
10907 viewsOngoingIdinagdag sa Library 18 Beses bilang unremarkable
Read
+Library
Reset

Reset

TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH.
2.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 74 Beses bilang unremarkable
Read
+Library
REUNI

REUNI

Sekilas namun sanggup membuat senyumku terus terulas. Kembali aku menerima notif pesan masuk. Lagi-lagi dari Tama. Tama : Have nice dream, I love you. Pesannya norak. Aku ingin tertawa namun hanya kekehan kecil yang meluncur. Tama sudah seperti ABG yang baru kasmaran. Aku nggak mungkin membalasnya dengan "I love you too." Seumur-umur aku nggak pernah melakukan chat yang menggelikan itu. Dan, semoga Tama nggak mengharap aku membalas demikian.
1015.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 393 Beses bilang unremarkable
Ipakita ang mga Review (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Basahin ang Lahat ng Review
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) POV Aarav "Apa, Yah? Ayah mau melamar Siti untuk Aarav? Tidak mungkin." "Kenapa tidak mungkin, Rav? Ayah hanya ingin kamu mendapat pendamping yang tepat." "Bukannya Ayah yang suka sama Siti, karena wajahnya mirip Mama."
108.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 315 Beses bilang unremarkable
Read
+Library
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Dia hanya butuh pulang dan mengistirahatkan pikiran dan mentalnya. Slop, slop. Adam memeriksa saku celananya dan terkejut, begitu menyadari kalau saat itu ia tidak ada uang sama sekali. 'Astaga! Masa harus pulang jalan kaki?'
9.1171.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 5.7K Beses bilang unremarkable
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Di mana profilnya? Dia mengangkat kepalanya. "Umm ..." dia bertanya, "mengapa profil ahli bedah utama tidak ada di sini?" “Oh, itu tidak ada dalam arsip. Ahli bedah utama tidak menyukai perhatian, dan dia menolak untuk mengungkapkan terlalu banyak informasi pribadinya. Yang saya dengar hanyalah bahwa dia adalah pria yang sangat muda dengan gelar pascadoktoral dari Harvard Medical School.”
104.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 167 Beses bilang unremarkable
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status