ENAK, PAK DOSEN!
Jelas Ara butuh sedikit udara segar kali ini.
“Oh, tentu bisa. Kalau kamu memang sedang ada urusan, Om saja yang mengantar sama Bunda. Gak masalah, kok.”
“Makasih, Om. Ini soalnya urgent, sih.”
“Urgent?” Mendengar itu, Sagara langsung mendelik curiga. Ia yang tadinya masih bersandar santai, kini menegakkan punggungnya dengan mata menyipit tajam menatap Ara.
Bab Populer