Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I'm Alone in This World

I'm Alone in This World

ucap Vero menenangkan rasa kecewa Reito. "Urutan kedua puluh, Vero melawan Ferry." Dengan begitu, line up pertandingan tahun pertama untuk sesi empat puluh besar sudah ditentukan. Mereka diharapkan bersiap untuk memulai pertandingan. Vero yang berada di urutan terakhir mengambil kesempatan untuk pergi ke kantin dari pada menonton pertandingan mereka. Dia berjalan dengan wajah kantuknya hingga sampai di meja kantin.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai urutan first second
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Dewa Perang

Reinkarnasi Dewa Perang

lanjutnya tegas, “bahwa nomor urut terakhir akan dilaksanakan terlebih dahulu.” Kerumunan seketika terdiam. Meski ada rasa tak puas, tak seorang pun berani membantah perintah seorang Kaisar. Namun, bagi Perguruan Arus Hening, perubahan ini justru berarti giliran mereka dimajukan. Nomor antrian mereka, 149, kini menjadi salah satu yang segera tampil. Bima mengernyit, namun senyumnya melebar. “Hooo, jadi giliran kalian maju lebih cepat. Bagus! Artinya aku bisa melihat kalian bertarung lebih awal.”
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai urutan first second
Baca
+Pustaka
TERNYATA AKU YANG KEDUA

TERNYATA AKU YANG KEDUA

"Kita kan udah jadi suami istri nih, dan ini malam pertama kita. lalu apa kamu siap kita melakukannya sekarang tanya Ferdy sambil menatap mata Leona. Deg "Malam pertama" gumam Leona dalam hati. "Ferdy benar-benar memintanya,. Leona mengigit bibirnya. Wanita itu tengah berpikir keras saat ini, hatinya bimbang dan takut. yang walaupun ini bukan yang pertama buat Leona. Tapi malam pertama juga adalah kewajiban untuk pengantin barukan pikir Leona. "Tapi kalo kamu belum siap gak apa-apa lain kali aja. mungkin kamu nya juga capek ucap Ferdy Tiba-tiba.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai urutan first second
Baca
+Pustaka
MENJADI ORANG KEDUA

MENJADI ORANG KEDUA

Riris yang napaknya tidak sadar apa yang ia minum, kembali batuk. "Ronde dua," ucapku menggeser gelas kedua Riris yang tatapan protesnya kuhafal. Begitu menolak ia saat melirik gelas yang kusodorkan karena isi dalam gelas pertamanya habis. Hanya meninggalkan tetes. "Bukannya kamu mau coba yang biasa Mbak Runi dan masmu lakukan?" Tidak perduli pada sorot mata Riris yang matanya berair, aku langsung menenggak gelas keduaku dalam sekali teguk.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai urutan first second
Baca
+Pustaka
Wanita Kedua

Wanita Kedua

Aditya mulai kesal. "Jatuh cinta." Tampak Aditya berpikir dan menerawang sebelum akhirnya berbicara. "Ehm. Aku tidak bisa mengingat apakah aku jatuh cinta padamu pada pandangan pertama, pertemuan kedua, ketiga, ke empat dan seterusnya. Tapi, yang aku ingat saat pertama kali kamu berjalan ke arahku, entah bagaimana bisa bagian dunia yang laluku seperti hilang saat aku bersamamu. Aku seperti nggak peduli siapa diri kita masing-masing. Yang aku mau, aku dan Anna yang sekarang. Itu saja!"
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai urutan first second
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta di Pertemuan Pertama

Jerat Cinta di Pertemuan Pertama

Untuk sesaat Lily menyipitkan matanya ke arah etan karena dia terlalu pandai membaca bahasa tubuhnya. "Baiklah, jadi begini aturannya. Sebaiknya kita melakukan hubungan intim dua hari sekali selama masa suburku. Berhubungan setiap hari bisa menjadi kurang produktif bagi program kehamilan. Jadi bisakah kau menemuiku lagi pada hari rabu atau jumat?" "Hmm. Sebuah jadwal." kata Etan sambil merenung. "Seriuslah sedikit." Sebuah senyuman nakal melintasi wajah Etan. "Baiklah. Beritahu saja aku kalau jadwalnya berubah. Aku akan siap kapan pun kau membutuhkanku."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai urutan first second
Baca
+Pustaka
Wanita Kedua

Wanita Kedua

Setidaknya dengan bersikap baik, bisa membantu Nazeela melupakan rasanya pada Dru. Harus dia akui, Dru masih saja tersimpan di relungnya. Tak mudah menghapus jejak pria itu. Sang cinta pertama. Bahkan hingga detik ini, Nazeela tak mampu menghapus bayangan Dru. Selalu saja ada momen tertentu yang mempertemukan keduanya. Pria itu masih saja menatapnya dengan sorot cinta yang kentara. Nazeela harus menundukkan pandangan agar tak bersitatap dengan pria tersebut. Gadis itu tak mau Dru membaca hatinya yang nasih menyimpan nama sang pria.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai urutan first second
Baca
+Pustaka
AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU

AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU

"Maksudmu... tahap pertama corruption?!" “Benar. Urutannya selalu sama. Whisper, Stain, Fracture, Manifestation, dan Cataclysm. Semua orang di gereja tahu, sekali saja kau mendengar bisikan itu... tamat sudah. Kemanusiaanmu akan runtuh, dan kau hanya akan berakhir sebagai monster Abyss.” Langkah kaki mereka menjauh. Suara itu perlahan sayup sebelum akhirnya lenyap sepenuhnya, menandakan kedua biarawati itu telah pergi.
10506 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai urutan first second
Baca
+Pustaka
Menikahi Musuh Bebuyutan Mantan Suamiku

Menikahi Musuh Bebuyutan Mantan Suamiku

Dia tidak berpikir bahwa Xu Anning akan menimbulkan ancaman apa pun baginya hari ini. Sangat cepat, acara dimulai. Urutan diatur secara acak sesuai dengan komputer. Sayangnya, Xu Anning kebetulan berada di belakangnya. Perwakilan dari setiap perusahaan naik ke panggung sesuai urutan, memperkenalkan proposal desain dan filosofi desain perusahaan mereka sendiri. Xu Anning berada di urutan keenam. Butuh waktu sekitar satu jam untuk gilirannya tiba.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai urutan first second
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status