Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Dalam pesan itu, dia menulis: [Kamu bilang kamu selalu ingin melihat hujan di kota kelahiran Ayahmu, 'kan? Komandan bilang, enam bulan lagi aku bisa mutasi ke pusat militer di sana. Nanti, kamu kuliah saja di Universitas Adiwangsa. Kita bisa melewati rintik hujan bersama, berjalan beriringan sampai rambut kita memutih dimakan usia, sebuah janji untuk menua bersama."
2.2K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as utopia hujan lirik
Read
+Library
Diary Rain

Diary Rain

'Jika hujan badaimu bahkan belum selesai, maka hujan badaiku bahkan baru saja dimulai, Rain. ~Soundtrack Dimulai~ Namaku cinta, ketika kita bersama Berbagi rasa untuk selamanya Namaku cinta, ketika kita bersama Berbagi rasa sepanjang usia Hingga tiba saatnya Aku pun melihat Cintaku yang khianat Cintaku berkhianat Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi Aku tenggelam dalam lautan luka dalam Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
107.1K viewsOngoingAdded to Library 248 Times as utopia hujan lirik
Read
+Library
Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

I’ll leave my window open ‘Cause I’m too tired tonight to call your name Just know I’m right here hoping That you’ll come in with the rain (Taylor Swift – Come in With the Rain) Vanika mengalihkan pandangannya kepada gawainya, “mau hujan gak, dia tidak akan datang,” ucapnya pada diri sendiri. Gadis itu menyentuh tanda ‘next’ karena lagu itu mengingatannya pada kekasihnya yang hilang entah ke mana.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as utopia hujan lirik
Read
+Library
Kisah Para Penggetar Langit

Kisah Para Penggetar Langit

Setiap saat angin menghembuskan bisikanmu Setiap malam bintang meminjam cahaya matamu Setiap pagi mentari meminjam kecerahan wajahmu Jika orang berkata, maut kan memisahkan, Bahagialah, karena bagiku maut kan mempertemukan Sampai nanti, ku tunggu kau di ujung jalan Tempat telaga kesukaanmu Tempat dimana kau suka memetik bunga Tho Dan berlari mengejar kupu-kupu Sampai nanti kita bertemu kembali Mata Khu-hujin berbinar-binar. Ia menangis terharu, lalu tersenyum simpul ketika Cio San menyanyikan lirik ‘tempat telaga kesukaanmu, tempat dimana kau suka memetik bunga Tho, dan berlari mengejar kupu-kupu’.
9.959.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as utopia hujan lirik
Show Reviews (35)
Read
+Library
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Read All Reviews
Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

Everything's so blurry and everyone's so fake And everybody's empty and everything is so messed up Pre-occupied without you I cannot live at all My whole world surrounds you I stumble then I crawl You could be my someone you could be my scene You know that I'll protect you from all of the obscene I wonder what you're doing imagine where you are There's oceans in between us but that's not very far Blurry (Puddle in the Mud) *** Dita duduk di sofa ruang tamu, punggung jarinya yang mengepal menumpu pada matanya yang terpejam, sebelah tangannya dilipat di atas perut. Wajahnya basah dan matanya sembab.
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 381 Times as utopia hujan lirik
Read
+Library
Wedding Agreement

Wedding Agreement

Tut Mesya langsung memutuskan sambungan telepon tanpa mendengar jawaban dari Keyra. Karena merasa bosan, ia memutar sebuah lagu milik Rey Mbayang dan Dinda Hauw yang berjudul “Kuyakin Bahagia” dari pemutar musik di ponselnya. Cinta kamu datang Membawa berjuta mimpi Yang dulu tak pernah Ku rasa ini seperti nyata Hadirmu memberi warna Hariku menjadi indah Lepaskan semua luka Membawa berjuta bahagia
1045.1K viewsCompletedAdded to Library 993 Times as utopia hujan lirik
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Tinta itu mengalir masuk ke dalam sirkuit, meracuni kesempurnaan Elysium dengan kebenaran yang pahit namun indah. Kolam perak itu bergolak. Wajah-wajah warga Neo-Jakarta muncul di permukaannya, mereka mulai menangis, berteriak, dan akhirnya... mereka tersadar. Runtuhnya Utopia Menara Obsidian bergetar hebat. Varian jatuh berlutut saat sistemnya menolak logika kebahagiaan buatannya sendiri. "Kenapa... kenapa mereka memilih kembali ke dunia yang penuh penderitaan ini?"
909 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as utopia hujan lirik
Read
+Library
Hasratku Menjadi Candunya

Hasratku Menjadi Candunya

Shiyu menutup mata, tapi bibirnya masih terangkat samar — entah karena malu, entah karena perasaan hangat yang aneh di dada. Di luar, malam telah larut. Angin berembus lembut melewati jendela, membawa aroma hujan yang jauh. Lampu kamar masih menyala, cahayanya menimpa dua sosok yang kini terdiam dalam kehangatan yang baru terjalin. Dan di antara keheningan itu, satu kalimat menggantung samar di udara — kata-kata yang tak diucapkan, tapi sama-sama dimengerti.
10791 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as utopia hujan lirik
Read
+Library
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

“Aku sarankan kamu berhenti sekarang, atau aku tak tahu apa yang akan kulakukan.” Kotak obrolan, dengan nama 'Mila' di daftar pesan, terus menunjukkan ‘sedang mengetik ....' Tetapi aku menunggu lama sekali dan tetap tidak menerima pesan darinya. Aku mengeklik lagi statusnya. Aku baru menyadari dia sudah menghapus unggahan itu. Aku sangat tegang selama masa SNBT saat itu. Sekarang setelah aku rileks, aku berencana pergi ke Kota Yadam bersama Dhea, berkeliling provinsi sekitarnya.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as utopia hujan lirik
Read
+Library
MENANTU SETENGAH DEWA

MENANTU SETENGAH DEWA

Dia hanya pasrah dan menunggu saja waktu itu tiba. Perlahan-lahan hujan mulai mereda, semua tumbuh-tumbuhan tampak kembali segar dan berdiri dengan kuat. Burung-burung bernyanyi riang memuji kemurahan hati Dewa memberikan mereka hujan. “Tolong…,” gumam Kafka dengan tubuh yang semakin melemah bersamaan dengan berhentinya hujan itu. ****
9.888.6K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as utopia hujan lirik
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status