Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

lebih sabar. Utusan itu menunduk, menggumamkan satu kalimat dalam bahasa yang tak dipahami siapa pun. Saat kata itu meluncur dari bibirnya, bumi bergetar. Lumpur rawa meledak ke udara, dan dari langit, jatuh hujan air suci — bening, asin, dan bercahaya. Putri Tanjung Biru menjerit. Racunnya meleleh.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai utopia hujan lirik
Baca
+Pustaka
Sunshine In The Rain

Sunshine In The Rain

“We're all the sinner, we're all make the mistakes . But, we just human being who can choose to not do the same stupid again.” __________ Netra coklat dengan bulu mata lentik itu menatap infus yang menetes. Mata wanita itu masih terlihat sayu. Arthemis mengalihkan atensinya pada keadaan sekitar kamar yang luas.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai utopia hujan lirik
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Sampah

Aku Bukan Sampah

kata-kata ini menutup cerita Yoga. Ketiga sahabatnya itu merasa iba terhadap apa yang dialami Yoga. Mereka bersikeras menghibur Yoga. Di benak mereka, mereka sangat ingin membantu Yoga. Tetapi mereka tidak bisa membantu karena mereka juga tidak punya uang sebanyak itu. Uang kiriman orang tua mereka hanya cukup untuk keperluan mereka. Dengan menyesal Rudi menepuk punggung Yoga " Bro...aku ingin sekali membantumu...tapi kamu juga tahu uang kiriman orang tuaku hanya cukup untuk keperluanku sehari-hari". jasmine dan Ratu juga mengangguk " Maafkan kami Yoga".
9.517.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai utopia hujan lirik
Baca
+Pustaka
Rain

Rain

Ucap Tania dengan senyum dan itu membuat Rain malu karena dia makan berantakan Dan setelah selesai makan dan hari sudah larut malam, Tania mengambil piring tersebut untuk menaruhnya di dapur dan berpamitan untuk tidur malam, dan Rain pun mengizinkan dan Tania pun keluar dari kamar Rain, sementara Rain kembali menatap purnama yang akan menghilang dan akan di gantikan oleh rintik hujan yang deras, dan benar saja tidak lama kemudian hujan deras pun turun dan membasahi semua yang ada di bawahnya dn membuat kaca besar itu ber embun dan hujan tersebut menyebaban udara yang sejuk tadi menjadi dingin sekali dan seketika dia berlari ke lemari baju dan mengambil jaket yang tebal lalu memakainya dan se
9.130.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 720 kali sebagai utopia hujan lirik
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

Hujan Di Mataku Aku yang tak pernah bisa lupakan dirinya Yang kini hadir di antara kita Namun 'ku juga tak 'kan bisa menepis bayangmu Yang selama ini temani hidupku Kalau saja waktu itu ku tak jumpa dirinya Mungkin semua takkan seperti ini Dirimu dan dirinya kini ada dihatiku Membawa aku dalam kehancuran Maafkan aku menduakan cintamu Berat rasa hatiku tinggalkan dirinya Seandainya bila kubisa memilih Aku menyanyikan lagu band Ungu tanpa musik dalam perjalanan menuju kantor. Sebenarnya kepala sedikit sakit saat pagi tadi menerima pesan WhataApp dari Marsha. Ia terus menuntut agar aku menjatuhkan talak tiga pada Raline. Bagaimana mungkin sementara cinta masih terus tumbuh padanya.
1037.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 971 kali sebagai utopia hujan lirik
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Iya yang menangkup cup kopi ditangannya Kurasa kopi memang minuman kesukaannya Hujan ku mohon bertahanlah sedikit lagi Aku ingin lebih lama memandang tuan di halte bis seberang Ia sedang menatap kendaraan lalu lalang dengan mata lelahnya Bahkan sedetik saja aku melihatnya, otakku sudah mengunci wajah menawannya Ku harap suatu saat mata kami bisa saling menatap Puisi indahnya pun ditutup dengan lagu hujan dari utopia. Setelah manggungnya selesai kasih pun bergabung dengan teman temannya. "Sekarang lu jelasin ke gue kenapa lu bisa kenal sama bocah tadi?" Tanya Senja. "Napa? Lu pacarnya? Jealous gitu?" Jawab Sedia dengan santainya. "Dia gue serius. Kepo akut nih gue." Kata Senja saking kesalnya
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai utopia hujan lirik
Baca
+Pustaka
Dance in the Rain

Dance in the Rain

Semesta Aksara 'Sial! Apa yang lo pikirkan dalam situasi seperti ini? Harusnya lo buang jauh-jauh pikiran buruk itu, Aksara!' Batinku menjerit sejak beberapa waktu lalu. Tepatnya ketika Rain mendadak ketakutan saat hujan mulai turun. Dia bahkan bisa memprediksi dengan tepat jika langit malam yang sebelumnya cerah, tiba-tiba dirundung hujan.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai utopia hujan lirik
Baca
+Pustaka
Jatuh Terlalu Jauh

Jatuh Terlalu Jauh

"Kami pernah bekerja bersama di satu hari. Ku pikir kami berdua sedang membutuhkan seorang teman. Dan dia ceria dan baik." Rudy tertawa. "Kau mengatakannya seolah itu adalah hal yang buruk. kau tidak mau menjadi sepertinya. Percayalah padaku." Dia benar. Aku tidak ingin seperti Beti tapi dia menyenangkan. Aku duduk dia sementara Rudy sibuk memutar lagu. Kami melalui perjalanan singkat menuju ke rooftop club. "Hey Jude" sebuah lagu dari The Beatles mengalun dan aku tersenyum.
7.37.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai utopia hujan lirik
Baca
+Pustaka
Bukan Pelakor

Bukan Pelakor

"Hati-hati, Mbak. Gusti Allah mboten sare (Tuhan tidak tidur)." Utari naik ke atas motor ojek yang sudah dipesan Mbak Lastri. Di bawah guyuran hujan yang membutakan mata, Utari menoleh ke belakang untuk terakhir kalinya. Rumah mewah itu kini hanya tampak seperti siluet hitam yang menyeramkan. Rumah yang memberinya kemewahan, namun mengambil bayinya dan harga dirinya.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai utopia hujan lirik
Baca
+Pustaka
Mertua Rasa Pelakor

Mertua Rasa Pelakor

Uptown girl She's been living in her uptown world I bet she never had a back street guy I bet her mama never told her why I'm gonna try for an uptown girl She's been living in her white bread world As long as anyone with hot blood can And now she's looking for a downtown man That's what I am .... Dua jam bernyanyi, membuat tenggorokan kering. Entah sudah berapa judul lagu yang kami nyanyikan bersama, kadang Hansen sendiri. Hidangan datang, kami menghabiskan waktu dengan mengobrol dan bernyanyi. "Makanlah, setelah itu temani aku," bisiknya.
1021.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 514 kali sebagai utopia hujan lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status