MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti
Nala membungkuk, wajahnya tersipu mendengar pujian setinggi itu dari Mahapatih Gaja Mada yang terkenal kritis.
Setelah menginspeksi setiap detail, dari kemudi hingga ruang kargo, mereka kembali ke geladak.
"Kapal ini terlalu agung untuk tidak memiliki nama yang layak," kata Arya Wuruk.
Alesha menatap kapal itu, membayangkan kapal ini berlayar menembus ombak Pasifik dan Samudra Hindia, membawa visi Majapahit.
"Paduka, biarkan aku yang memberinya nama," usul Alesha. "Kapal ini adalah perwujudan kekuatan teknologi, keberanian, dan visi Majapahit di atas lautan. Kapal ini adalah lambang kita."
Hot Chapters