Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tenebrarum; Tumbal Leak

Tenebrarum; Tumbal Leak

jawab Ida Slokantara. Ratusan pasang mata sangat antusias menantikan leak itu berubah menjadi manusia lagi. Saat subuh tiba dan tabir mulai tersingkap oleh cahaya jingga di ufuk timur, wajah mengerikan, kulit yang busuk bernanah, lidah yang terjulur, dan kuku hitam panjang mulai kembali ke wujud aslinya. Warga terbelalak tak percaya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai wallpaper diablo tensura
Baca
+Pustaka
TIBA-TIBA DILAMAR

TIBA-TIBA DILAMAR

Carla berjalan perlahan, berusaha semaksimal mungkin agar suara dari sepatu berhak tingginya yang beradu dengan lantai tidak mengeluarkan suara yang dapat mengganggu ketenangan Reza. Ia memilih berdiri di samping Reza yang sedang menghadap dinding kaca luar dengan mata terpejam. Carla menatap lekat padanya. Garis wajah yang tegas, begitu sempurna di mata segelintir orang yang melihatnya. Terpaan sinar matahari membuatnya seakan semakin berkilau di mata Carla. Ia berinisiatif menurutkan roller blind agar sinar matahari tidak lagi menggangu Reza. Seulas senyum tipis terpatri di wajah Carla. Satu tangannya yang tidak memegang map berkas, seakan bergerak sendiri ingin menyentuh wajah indah Reza
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai wallpaper diablo tensura
Baca
+Pustaka
Simpanan Sang Miliuner

Simpanan Sang Miliuner

Draco yang masih menyetir, melihat Luna dari sudut matanya, seolah menunjukkan bahwa dia tahu ada sesuatu hal yang dipikirkan Luna. Luna menggigit bibir bawahnya pelan. “Hm, Draco. Aku tadi mencari wallpaper yang bagus untuk ponsel yang kau berikan, tapi aku tidak menemukan yang tepat.” “Besok aku akan meminta Nigel, mengirimkan banyak stock foto yang bagus untuk bisa kau jadikan wallpaper di ponsel barumu.” “Aku tidak mau foto pemandangan, Draco.” “Lalu kau ingin foto apa?”
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai wallpaper diablo tensura
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Caswell melambaikan tangannya, wajahnya menyeringai. ••• Adrian bersandar di dinding ruang kerjanya, yang tertempel dengan wallpaper dengan warna biru tua bermotif sulur perak, berbagai bingkai dengan ukiran mewah dan masih banyak lagi hal-hal kecil lainnya. Semuanya terlihat sangat bersih dan berkilau, bahkan Adrian dapat melihat pantulan bayangan dirinya pada permukaan pernak-pernik tersebut. Hal tersebut dikatakan adalah hal yang sangat pantas untuk seorang pangeran.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai wallpaper diablo tensura
Baca
+Pustaka
DINAR

DINAR

tanya raccel menatap dinar "menurutku ini sangat bagus, besar luas dengan halaman belakang yang dekat dengan laut" ujar dinar menunjuk contoh gambar yang ketiiga sebuah villa dengan kubah besar dan megah, sesuatu berbeda dari yang lainnya "hm kamu benar...ini yang paling bagus, tapi sepertinya ada yang kurang apa yang harus kita ubah?" tanya raccel dinar berfikir sejenak dan menatap keseluruhan gambar
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai wallpaper diablo tensura
Baca
+Pustaka
(Not) His Sugar Baby

(Not) His Sugar Baby

Respons yang Theo berikan hanya senyum tipis, dan menghilang dalam sekejap. “Aku tidak salah lihat wallpaper-mu?” “Wallpaper?” Sebelah alis Rose terangkat tinggi, kemudian mengingat beberapa hari lalu dia memutuskan untuk mengubah tampilan layar ponselnya dengan potongan gambar dia bersama Theo, saat pria itu menyamar sebagai titisan dewa Yunani jadi – jadian, Hades. “Kenapa, tidak boleh wallpaper-ku itu?” tanya Rose setengah memicing.
10203.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai wallpaper diablo tensura
Tampilkan Ulasan (187)
Baca
+Pustaka
Apelope dedeliona
aku lebih yakin theo akan ttp setia, tp kali soal anak g tau klo dia emg beneran pengen punya anak. bayangin dari awal rose umpetin kehamilan, dan theo akhirnya tau tp g lama kemudian rose keguguran.. jd gmau nyalahin dia meski semua ini gara2 bapaknya
Nami chan
Kerangka ceritanya menarik, bahasanya enak dibaca, uraian ceritanya jg cakep. Konflik2nya tuh fokus tp berbobot. Haaah karya2 kak susi ga perlu diraguin sih.. Ini kek buku kelas atas gt gasih. Kata2nya tuh berat kadang otakku yg minim ini kudu mencerna baik2 biar paham ...
Baca Semua Ulasan
Cinta yang Kau Bawa Pergi

Cinta yang Kau Bawa Pergi

Tema mobil balap menjadi pilihan. "Mas sudah browsing di toko furniture yang menjual dipan dengan desain mobil balap. Nanti salah satu dinding kamar akan di pasang wallpaper ala sirkuit balap tapi berbentuk kartun. Ada karpet bergambar mobil juga. Bagus kan?" Delia tertawa ringan. Dia sama sekali belum memikirkan persiapan apapun. Tapi Barra sudah memiliki pemikiran sedetail itu. "Kenapa tertawa? Kamu nggak suka?"
10183.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai wallpaper diablo tensura
Baca
+Pustaka
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

"We're not talking about the pantry upstairs (Kita nggak sedang bahas pantry lantai atas). Mr. Jason mau bikin pantry lagi di lantai bawah, di area kosong sebelah toilet itu. Kan sudah beberapa hari terakhir ini ada tukang yang kerja di situ." "Oh, itu mau dibuat pantry?" tanyaku sedikit terkejut. "Surprise!" kata Damar dengan raut muka antusias yang dibuat-buat. "So?" potong Jason tidak sabar. "It will give a clean and classic look at the same time," (Walpaper itu akan memberi kesan bersih dan juga klasik) jawabku sambil mengamati gambar wallpaper warna ivory dengan pola daun-daun kecil menjulur. Pada katalog itu dijelaskan bahwa daun-daun itu bertekstur timbul bila diraba. Ah, pasti akan c
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai wallpaper diablo tensura
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status