DIKIRA MISKIN
Mas Wahyu kini asyik dengan ponselnya.
"Loh, kok aku?" tanyaku seraya menunjuk dada.
"Kamu harus tanggung jawab karena ulahmu yang bar-bar, aku kehilangan kesempatan untuk mendapatkan bantuan membuka perban gratisan, hanya modal bensin saja," ucap Mas Wahyu masih kesal.
"Aku harus cari mobil ke mana?"
"Terserah, itu bukan urusanku. Pokoknya hari ini juga kamu harus dapatkan mobilnya," ucap Mas Wahyu kini merebahkan tubuhnya di sofa masih dengan ponsel di tangannya.