Akupun Menandatangani Namanya
Seluruh kalangan atas Kota Lesalos hadir pada acara tersebut, namun suasananya tetap santai dan menyenangkan, tak ada ketegangan politik seperti di pesta Kota Cessana.
“Sepuluh, sembilan, delapan, tujuh…”
Kerumunan mulai menghitung mundur menuju pergantian tahun.
Daniel berdiri di samping aku. Aku bisa merasakan kehangatan dari tubuhnya.
“Tiga, dua, satu! Selamat Tahun Baru!”
Kembang api meledak di langit di atas lautan, masing-masing ledakan mewarnai malam dengan cahaya memukau.
Hot Chapters