Sang Penjaga Pajajaran
Di sebuah batu besar, terukir samar aksara Sunda kuno:
“Hyang nu Nyipta, Hyang nu Nyawa, Hyang nu Ngersakeun.”
(Yang Mencipta, Yang Menghidupkan, Yang Menghendaki.)
Arjuna berhenti. Ia menyentuh batu itu perlahan dan dari telapak tangannya terasa getaran lembut. Dalam sekejap, dunia di sekitarnya berubah. Kabut kian menipis dan tiba-tiba suara gamelan halus terdengar dari kejauhan. Seolah waktu memudar dan kemudian Arjuna berdiri di tengah sebuah lapangan luas di mana para prajurit Pajajaran berbaris dalam senyap.
인기 회차