Forever Hours
"Seharusnya jam istirahat, kan, sekarang? Ibu mau makan dulu, ya? Kamu jagain bentar, nggak masalah, kan?"
Wanita itu beranjak sebelum Arya sempat menyahut. Laki-laki itu memandangi punggung itu agak lama sebelum akhirnya hilang. Arya mengembuskan napas panjang. Karena kelasnya yang bersebelahan dengan perpustakaan, Arya jadi sering mengunjungi untuk sekadar mencari buku referensi sesuai materi atau membaca buku-buku fiksi. Namun, hal itu membuatnya menjadi dikenal dan semakin sering disuruh untuk ikut membantu di perpustakaan. Sebenarnya tidak masalah, ia jadi lebih leluasa membaca di sana. Menghabiskan lebih banyak waktu untuk hal-hal bermanfaat.
Bab Populer