Pendekar Kera Sakti
"Uhuk, ehek, ehek, ehek, ehek, ehek...!"
Nyai Sunti Rahim menutup kedua telinganya. Suara-batuk itu bagaikan menembus masuk kedua gendang telinganya dan ingin memecahkan gendang telinga itu. Nyai Sunti Rahim menahannya dengan mata terpejam kuat-kuat dan tubuh mulai limbung ke sana-sini.
"Ehek, ehek, ehek, ahaak... ahak, ohok, ahak, ahok, ahak, ohooooeek...!"
Bab Populer