Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Anak Mommy
Baca
+Pustaka
Harapanku

Harapanku

Ucap Clarissa. " Walaikumsallam. Ya Allah Sa....Kecelakaan di mana ? Terakhir Ibu mu ngabarin Tante baru keluar dari Terminal. Kamu dapat info dari mana ? Terus keadaan mereka gimana? " Tanya Tante Mira.
2.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai ya humairah
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Humairah

Takdir Cinta Humairah

Almeera dan Al Jazair gantian mencium kening sang Bunda. "Humairah.... akhirnya kamu sudah kembali Nak.....kamu harus kuat demi anak anak kamu, mereka bertiga adalah harta terindah dalam hidupmu Nak...."mommy Meta mengecup kening Humairah penuh kasih sayang,hal yang sama di lakukan oleh Papi Yuda. Setelah Papi Yuda dan Mommy Meta mencium kening Humairah secara bergantian, mereka mundur beberapa langkah memberikan ruang kepada Abah Malik dan juga Ummi Salamah.
10.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai ya humairah
Baca
+Pustaka
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Maka upayakan orangtua lah yang pertama kali mengajarkan Alfatihah. Namun sayang seribu sayang, bahkan Irma tak pernah tahu huruf Hijayyah seperti apa. Meski di tabrak huruf Alif sekalipun, dia tak akan tahu dan sadar. Kalau sudah begini, maka siapa yang patut di persalahkan? Markonah kah? Atau Irma? Silahkan nilai sendiri wahai netizen yang budiman. "Melawan kamu, ya?!" Plak!
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai ya humairah
Baca
+Pustaka
Dara Ameera

Dara Ameera

ujar Dara, sebelum akhirnya sosok itu menghilang dari pandangan Farhan. "Permisi, anda ingin memesan apa?" tanya sang pelayan. Farhan terkekeh pelan, ia lupa jika sang pelayan itu masih berdiri di depan mejanya. "Aku ingin satu porsi sup iga sapi," ucapnya. Ayolah, ia tidak akan tega untuk memanfaatkan Dara. "Hanya itu?" Farhan mengangguk. "Iya hanya itu," "Baiklah pak, tunggu sebentar ya. Kami akan segera menghidangkan nya,"
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai ya humairah
Baca
+Pustaka
Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

POV AKHTARA “Ainun, ini calon Abi barumu. Namanya Abi Akhtara. Kamu bisa panggil Abi Tara,” ucap Humaira pada putrinya, Ainun. Gadis cilik berusia sepuluh tahun dengan mengenakan gamis dan hijab itu kemudian diperkenankan Humaira untuk mencium punggung tanganku. Itu karena Ainun masih belum baligh. Saat ini, aku, Humaira, Ainun, dan Ustad Rasyid sedang berkumpul bersama di ruang tamu rumah Humaira.
9.769.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai ya humairah
Baca
+Pustaka
Penyesalan Mertua Jahat

Penyesalan Mertua Jahat

Beberapa detik kemudian ia membuka matanya, untuk sesaat ia diam memandangi Zahra yang sudah naik di dadanya. *** Disisi lain, pagi ini Humairah bertekad kuat ingin testpack setelah beberapa kali ia menolak Revan untuk cek ke Dokter. Humairah menutup matanya begitu ia mendapatkan hasilnya perlahan ia membuka matanya satu per satu detik kemudian ia membolakan matanya. "Po--positif." gumamnya disertai dengan air matanya luruh. "Ya Allah ini beneran, a ... Aku senang banget." gumamnya sambil tersenyum.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai ya humairah
Baca
+Pustaka
Ilham pemilik sistem harem

Ilham pemilik sistem harem

ucap Ilham. "Oke sayang ku," ucap Sarah dan langsung pulang menuju ke rumah nya. "Sistem buka status," ucap Ilham setelah Sarah pulang ke rumah nya. [ Ding ! Status pemilik sistem Nama pemilik sistem : Ilham Sodikin Umur : 18 tahun Kekuatan : Kultivator pemula Poin sistem : 100 Kelebihan : Memiliki kharisma tinggi : Aura kepemimpinan yang sangat di segani.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai ya humairah
Baca
+Pustaka
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

Abah Ahmad terkulai, tak sanggup melihat istri tercintanya kesakitan. Suara mesin itu berhenti sejenak, memberikan pertanyaan bagi Iklil. Semua suster berdegup kencang, menentukan hasil kerja mereka, apakah akan selamat? atau berujung pada kematian. Tiba-tiba, gambar pada monitor menunjukan garis lurus. Kabar duka bagi Iklil dan abahnya. Uminya meninggal. Iklil terduduk lemas, abahnya menangis tanpa suara, apakah ini semua mimpi? atau kenyataan? Suster yang sudah bekerja keras tadi ikut berduka, merasakan atmosfer ruangan ber-AC itu. Tepat saat Iklil menemui uminya, sangat pas sekali, Iklil masih bisa bertemu dengan uminya walau beberapa jam. Uminya terbaring, beristirahat dengan tenang, dan
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai ya humairah
Baca
+Pustaka
CHAYYARA
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status