Usai Bangun dari Koma
“Ya, ya, maaf. Tapi jujur aja, Yun. Perempuan itu enggak cuma dendam, dia kayak udah lepas dari akal sehat. Kalau bukan karena trauma masa lalu, ya pasti ada sesuatu yang lebih dalam dari sekadar benci.”
Ayunda menghela napas, menatap layar tablet yang menampilkan peta keamanan perusahaan. “Aku nggak tahu, Will. Tapi yang pasti, Siren bukan musuh biasa. Dia tahu terlalu banyak, dan dia ... dia terlalu berani untuk seseorang yang katanya cuma mantan istri sakit hati.”
William menatap Ayunda dalam-dalam. “Kamu takut?”
Capítulos Populares