Gairah Liar Istriku
Jalur darah.
Namun bukan darah dari tubuh yang sudah diseret keluar. Jalur itu… baru. Masih segar.
Dita menggenggam meja, tubuhnya menegang. “Tidak mungkin…”
Tiba-tiba, layar kembali bergetar. Gambarnya berderau, berganti-ganti, seperti ada gangguan sinyal. Sesaat, wajah Soraya muncul lagi—lebih jelas kali ini. Matanya terbuka penuh, menatap lurus, seolah hidup.