Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Exit

Exit

April menoleh kepadaku, berbisik, menekankan setiap katanya, menahan kesal. “Ya, aku pikir benda mati nggak bakal bisa lari kemana-kemana,” balasku asal-asalan, suaraku gemetar. April memutar bola mata, melepaskan pegangan tanganku, aku hanya diam mematung kaku.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai your loss
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

dewi Triana.A7710ouroursthuseres
Sean menangis kencang, meneriakkan betapa hancur hatinya saat ini. Aku tidak punya alasan untuk bertahan jika kau pergi. Kalau kau ingin melihatku hancur berkeping-keping maka kau berhasil Kesya. Kau berhasil menghancurkan ku, ketidakberdayaan ku melihatmu terbujur kaku seperti tanpa nyawa. Berapa kali lagi ku katakan, jangan tinggalkan aku. Tidakkah cukup sakitnya kehilangan yang ku rasakan? dan aku tidak ingin kembali merasakan sakit karena kehilangan. Cukup sudah! Aku tidak akan membiarkan mu pergi dariku, kau tidak boleh pergi tanpa izinku. Jika kau pergi, bawa aku bersamamu. Sebab, Sean tak berarti tanpa Kesya.
9.911.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai your loss
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Harapan dan angan mengecap kebahagiaan kini telah sirna, Digantikan dengan kecewa. Tak sadarkah kamu, bahwa aku terluka? Bukankah kamu rasakan hal yang sama? Lantas, mengapa kamu meminta menyudahi kisah kita? -Aluna Ocean Andromeda
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai your loss
Baca
+Pustaka
When We Lost

When We Lost

“Lo ngomong apa?” “Hanya mengembalikan kata yang lo kasih ke gue tempo hari,” jawab Kala. “Wah...” Almi teringat kejadian saat kebakaran di studio sehari sebelum berangkat berlayar. Almi mendecakkan lidah sambil menggelengkan kepalanya, “kayaknya lo emang bawa sial, ya? Udah studio gue kebakaran, badan gue sakit-sakit, sekarang gue terombang-ambing di tengah lautan.”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai your loss
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

​"Sakit pikiran, Prof. Tapi sudah sembuh." ​"Keputusan kamu mundur itu tepat secara strategis," komentar Brata sambil membuka mapnya. "Dalam bisnis, ini namanya Cut Loss. Kamu memotong kerugian sebelum bangkrut total. Kalau diteruskan, 'modal' harga diri kamu habis." ​Soraya tersenyum kecut. "Saya nggak ngerasa untung, Prof. Saya ngerasa kosong. Kayak ada bagian tubuh saya yang diamputasi."
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai your loss
Baca
+Pustaka
Ketika Hidup Berbalik Arah

Ketika Hidup Berbalik Arah

Namun, bahkan belum sampai dua jam, dia telah kehilangan lebih dari lima belas ribu, yang berarti bahwa setiap keuntungan yang dia dapatkan beberapa hari yang lalu, kini telah habis. Ketidakpuasan Howard mendorongnya untuk melakukan double-down dalam permainannya. Dia berencana untuk berhenti saat dia mendapatkan kembali uangnya, tetapi sepertinya keberuntungannya telah mengering. Setelah satu jam berlalu, Howard kehilangan lima belas ribu dolar lagi! Dengan kata lain, dia kehilangan hasil pembagian yang telah dia peroleh dari perusahaan.
92.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50.3K kali sebagai your loss
Tampilkan Ulasan (326)
Baca
+Pustaka
Tho Maz
Ceritanya lumayan bagus cuma sayangnya updatenya terlalu sedikit, hanya 5 bab dan jumlah halaman tiap bab sangat pendek. Sebagai pembaca aku merasa sangat kecewa tak terpuaskan. Selanjutnya sebagai saran sekaligus harapan pada penulis untuk menambah bab dan halaman dalam updatenya, minimal 10 bab.
darwin kayong
ceritanya gak lengkap banyak yang gak selesai terutama kakek zen yg misterius, lelaki bertopeng dan wanita misterius, kabar dari orang suci dan kabar apakah listiha ikut dunia perkumpulan atau dunia orang awam gak jelas semua...
Baca Semua Ulasan
Saat Dia Menang, Aku Hilang

Saat Dia Menang, Aku Hilang

Sambil menghapus air mata, aku berkata dengan tenang, “Julian, anggap saja ini salah paham. Kau nggak usah khawatir apa-apa.” “Aku tulus berharap kau bisa menang dalam pertandingan besok.” “Tapi aku hanya ingin tahu 1 hal. Kalau besok adalah hari pemakamanku, kau bakal nangis untukku nggak?” Julian nggak jawab pertanyaanku. Dia malah terkekeh sinis dan berkata, “Sudahlah, hentikan dramanya. Aku akan ketemu kau di Nagoya.”
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai your loss
Baca
+Pustaka
Kehilangan Paling Menyakitkan, Dia Takkan Kembali

Kehilangan Paling Menyakitkan, Dia Takkan Kembali

' "Kamu ingat pertama kali kita pergi ke laut? Kamu berlari tanpa alas kaki di pantai, gaunmu basah terkena ombak ... kamu tertawa begitu bahagia ...." Suaranya mulai tercekat, aku mendengar dia menarik napas dalam-dalam. "Maaf ... maaf ... aku kehilangan kamu ...." Setetes air mata yang panas jatuh di punggung tanganku. Aku menghela napas dalam hati, 'Jangan menangis lagi, Aliando. Di antara kita, sudah nggak jelas lagi siapa yang berutang sama siapa.'
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai your loss
Baca
+Pustaka
HURT

HURT

Di belakang gadis itu, matahari perlahan terbenam. Menakjubkan. Indah. Kata-kata itu mungkin tak cukup untuk melukiskan apa yang tengah disaksikan Joon. Ia meraba-raba ponsel di saku celananya dan ketika menariknya keluar, ia mendesah kecewa. Ia lupa kalau sejak satu jam yang lalu ponselnya mati karena kehabisan baterai. Sayang sekali, padahal ia ingin sekali mengabadikan pemandangan indah itu.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai your loss
Baca
+Pustaka
Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Kehilangan. ***
10100.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai your loss
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status